Event

Dalam Balutan Adat dan Sakramen Suci, Lon & Fiona Ikrarkan Janji Pernikahan

MajalahKebaya.com, Jakarta – Pernikahan putra bungsu empat bersaudara dari Bapak Elyas Oles dan Ibu Albina Seiman, Fransiskus Baylon Oles, dengan putri  bungsu tiga bersaudara dari Bapak Mahu Asisi Aleks dan Ibu Maria Yasinta Aso, Familia Alfiona Mahu, menjadi sebuah perayaan cinta yang tidak hanya mempertemukan dua hati, tetapi juga menyatukan dua keluarga besar dalam balutan tradisi dan kehangatan kebersamaan. Dengan konsep perpaduan adat dan modern, rangkaian pernikahan keduanya berlangsung dengan penuh makna di Ruteng, Nusa Tenggara Timur.

Kisah Lon dan Fiona bermula dari sebuah pertemuan sederhana. Keduanya pertama kali bertemu ketika menghadiri pernikahan saudara kembar Lon. Kebetulan, Fiona juga masih berada dalam satu paroki. Dari pertemuan tersebut, komunikasi kemudian berlanjut melalui Instagram. Setelah kurang lebih enam bulan mengenal satu sama lain, keduanya mantap membawa hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius.

Bagi Lon, sosok Fiona adalah perempuan yang mandiri dan pekerja keras. Sementara bagi Fiona, kesederhanaan dan sifat penyayang Lon menjadi alasan yang membuatnya yakin untuk memilih sang kekasih sebagai teman hidup.

Sebelum memasuki pemberkatan pernikahan, rangkaian adat telah lebih dahulu dilaksanakan. Pada 4 Agustus 2026, keluarga menggelar acara Teing Hang, sebuah tradisi yang menjadi bagian penting dalam rangkaian pernikahan. Acara ini dimaknai sebagai permohonan  restu kepada para leluhur agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan baik.

Sehari berikutnya, pada 5 Agustus 2026, dilaksanakan prosesi Wagal atau Nempung, yang menjadi momen pertemuan kedua keluarga besar sekaligus pengesahan pernikahan secara adat. Kehadiran keluarga besar dalam prosesi tersebut menjadi simbol bahwa pernikahan bukan hanya menyatukan dua individu, tetapi juga dua keluarga dengan latar belakang dan tradisi yang mereka bawa.

Puncak perayaan berlangsung pada 7 Agustus 2026 melalui pemberkatan pernikahan di Gereja Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong. Prosesi sakral tersebut dipimpin oleh Yang Mulia Bapa Uskup Mgr. Maximus Regus didampingi 12 pastor konselebran, menghadirkan suasana penuh khidmat saat Lon dan Fiona mengucapkan janji untuk menjalani kehidupan bersama .

Usai pemberkatan, kebahagiaan berlanjut dalam resepsi yang digelar di Aula Asumpta Ruteng. Sekitar 3.000 tamu undangan hadir untuk menjadi bagian dari hari istimewa tersebut. Perpaduan unsur tradisional dan modern terasa dalam keseluruhan perayaan, menciptakan suasana yang hangat sekaligus elegan.

Bagi Lon dan Fiona, pernikahan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan cinta, melainkan awal dari perjalanan baru sebagai pasangan. Keduanya berharap kehidupan rumah tangga yang dibangun dapat selalu dipenuhi cinta kasih, serta memiliki kekuatan untuk menghadapi setiap tantangan dan rintangan bersama.

Dengan dukungan keluarga, sahabat, serta para pihak yang terlibat dalam mewujudkan hari istimewa tersebut, pernikahan Lon dan Fiona menjadi sebuah perayaan yang sarat makna—tentang cinta, keluarga, tradisi, dan sebuah janji untuk tumbuh bersama dalam kehidupan yang baru. FAY

Wedding Team

MUA: @dcp_makeupdecoration
 Fotografer Wagal/Nempung: @vox_project
 Fotografer Pernikahan: @deny_creative
 Busana Pengantin: @nismantaylor
 Busana Nempung: Ibu Irna Aburman Bora
 Dekorasi: @parle_decoration
 Musik Pengiring: @jakustikband
 Kue Pengantin: @enake07

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top