Cover Story

Annes Belia, ST, Sukses Kembangkan Jasa Agensi Pemasaran Digital Lifestyle, Beauty, dan Wellness

MajalahKebaya.com, Jakarta – Di tengah persaingan bisnis layanan jasa agensi pemasaran digital, PT Brilian Mutiara Kreasi  mengusung value integritas, autentik, dan sinergi. Usaha yang dirintis Annes Belia sejak tahun 2023 kini semakin berkembang pesat berkat konsistensi yang mampu membangun kepercayaan klien.

Di era digital saat ini media sosial membuka peluang karier yang sangat menjanjikan, salah satunya profesi sebagai Influencer maupun sebagai Key Opinion Leader (KOL). Seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna media sosial, banyak perusahaan menjalin kerja sama dengan para influencer dan KOL untuk memasarkan brand produk maupun jasa mereka.

Annes Belia  yang akrab disapa Annes sukses menangkap peluang tersebut dengan mengembangkan bisnis di bidang agensi pemasaran digital, manajemen KOL dan influencer marketing, di bawah payung usaha PT Brilian Mutiara Kreasi.

Kesuksesan Annes dalam mengembangkan bisnisnya dimulai dari pengalaman pribadi sebagai KOL setelah ia memutuskan resign sebagai profesional di sebuah perusahaan kontraktor interior. Lulusan S1 Teknik Arsitektur tahun 2014 dari Universitas Diponegoro ini, mengawali karier di bidang Konsultan  Arsitek. Wanita cantik kelahiran Magelang, 13 September 1991 ini, juga memiliki pengalaman karier di bidang konstruksi atau project engineering interior di Vivere Group tahun 2017.

Setelah menikah dan mengandung anak pertama di tahun 2019, Annes memutuskan resign dari perusahaan karena alasan kesehatan mengingat kondisi kehamilannya tidak memungkinkan Annes bekerja di proyek kontraktor interior. “Saya konsultasi dengan dokter karena waktu itu kadar hemoglobin saya rendah sekali. Akhirnya dokter menyarankan saya untuk resign. Sebenarnya  kandungan saya tidak bermasalah tapi karena saya hamil anak kembar jadi cukup berisiko. Selama 6 bulan saat saya hamil waktu itu harus bekerja naik turun gedung menggunakan gondola karena gedungnya belum jadi, lift juga belum ada. Saya pun putuskan untuk resign,” kenang Annes.

Annes melahirkan putra kembar menjelang masa pandemi. Di waktu luang setelah mengurus buah hatinya, Kai Daneswara dan Kian Danendra yang kini sudah sekolah di Primary School (Sekolah Dasar). Annes mencoba berkreasi dengan membuat konten foto maupun video bersama putra kembarnya di media sosial Instagram.

“Putra kembar  saya waktu itu masih bayi dan sedang lucu-lucunya.  Nah dari sana saya mulai mendapat tawaran kerja sama untuk produk mom & baby,  seperti pampers, skincare bayi dan lainnya. Saya juga mulai buat konten kecantikan. Biasanya ibu-ibu yang habis melahirkan suka insecure, kurang dalam perawatan kulit, makeup dan treatment,” papar Annes.

Sebagai kreator konten saat itu Annes mengajak ibu-ibu setelah melahirkan untuk bisa tetap tampil cantik. Annes pun lebih banyak sharing mengenai skincare yang dipakainya, makeup praktis, treatment di klinik kecantikan, dan bagaimana bisa tetap tampil stylish. Saat itulah semakin banyak brand produk yang mengajaknya kerja sama.

Peluang baru datang saat ada beberapa brand yang minta tolong Annes untuk mencarikan trman-teman KOL wanita usia paruh baya yang rutin melakukan treatment anti-aging. “Lama-lama makin banyak brand yang minta tolong saya untuk mencarikan teman-teman KOL atau influencer sesuai kriteria mereka. Saya pun merintis agensi pemasaran digital di tahun 2023. Awalnya agensi Brilian masih usaha perseorangan, masih belum berbadan hukum PT. Seiring berjalannya waktu saya semakin menekuni job endorsement untuk saya sendiri yang juga semakin banyak. Request dari brand ke teman-teman KOL dan Influencer  juga semakin meningkat. Akhirnya pada 31 Agustus 2025 saya resmi membentuk PT supaya usaha bisa berjalan secara profesional,” kenang Annes.

Saat ini tepat satu tahun PT Brilian Mutiara Kreasi berdiri, perkembangan perusahaan  cukup pesat. Dalam menjalankan bisnis, Annes bersama tim selalu mencari KOL maupun influencer sesuai dengan kategori yang diminta brand. “Sebagai contoh ada brand yang minta kategori mom dan kategori sport karena pilates, yoga dan padel sekarang lagi populer banget. Untuk kategori pria, skincare pria sekarang juga hits banget. Nah dari kategori-kategori tersebut kita mencari Influencer dan KOL secara organik, melalui riset mandiri. Jadi bukan beli database. Kita benar-benar menghubungi mereka satu-satu. Dan kita menawarkan ke KOL yang sekiranya relate dengan brand dan campaign,” jelas Annes.

Presentasi kepada klien juga penting untuk meyakinkan supaya klien tetap menggunakan jasa agensi Brilian Mutiara Kreasi yang memiliki banyak member KOL dan Influencer, dengan tujuan membangun awareness sebuah brand. “Berbeda dengan afiliator yang fokusnya pada komisi penjualan dengan tautan khusus. Jadi kita fokusnya di awareness brand. Makanya kita banyak menerima orderan launching produk, event-event, dan review continue,” tambah Annes.

Saat ini dalam menjalankan bisnisnya Annes dibantu tim sebanyak tiga orang KOL spesialis, sosial media satu orang, videografer, dan fotografer satu orang. “Kita juga menyediakan videografer saat ada event karena tidak semua KOL punya videografer pribadi. Kita juga buat konten untuk event tersebut. Jadi pasti ada tim videografer yang standby,” ujarnya.

Di tengah kompetisi bisnis agensi pemasaran digital yang makin ketat, Annes memberikan layanan jasa agensi yang memiliki value tersendiri yaitu integritas, autentik, dan sinergi. “Kami PT Brilian Mutiara Kreasi sebagai jembatan dan solusi untuk brand. Kami juga mencari  KOL dan Influencer yang relate dengan produk mereka yang bisa mengiklankan dan tujuan akhirnya tentu untuk meningkatkan penjualan produk brand tersebut. KOL/Influencer saat ini dituntut harus memiliki NIB karena terkait dengan perpajakan juga, dan kami bisa bantu KOL/Influencer bikin NIB, karena PT Brilian Mutiara Kreasi sudah berafiliasi atau berada di bawah perlindungan Lawfirm, yaitu Rintan Putri Lawfirm. Brilian juga menjadi sebuah komunitas bagi para KOL, Influencer yang bekerja sama dengan brand-brand,” terang Annes.

Menurut Annes, saat ini  banyak brand-brand besar menggunakan jasa agensi dibanding langsung bekerja sama dengan KOL tanpa perantara agensi. Dengan menggunakan jasa agensi, KOL juga bisa mengenal banyak brand maupun job-job endorsement.

“Kita juga handle  event yang disebut private shopping dan di event tersebut kita ada target penjualan sebuah brand. Misalnya tanggal 29 dan 30 Agustus 2026 ada event private shopping produk perawatan rambut dengan brand Kerastase di Jakarta dan 26 September di Bandung. Nah di event itu kita ada target penjualan, tidak hanya mendatangkan KOL untuk konten-konten saja tapi kita juga mendatangkan user atau customer,” jelasnya.

Meskipun banyak artis yang menjadi Influencer, Annes melihat banyak brand tidak selalu menggandeng artis. Saat ini justru banyak brand menyukai kerja sama dengan Key Opinion Customer (KOC) yang biasanya membeli atau memakai produk atas kemauan sendiri, kemudian membagikan ulasan dan pengalaman memakai produknya secara jujur.

Annes menambahkan, nano dan micro KOC memiliki pengikut kecil tapi lebih efektif dalam penjualan produk sebuah brand karena memang mereka adalah customer yang memakai produk, kontennya natural atau real dan mereka juga mengenalkan produk itu ke teman-temannya.

“Saya melihat sasarannya cukup tepat, ide kontennya nyeleneh yang memancing rasa penasaran. Nah di Brilian Mutiara Kreasi, kita bisa membantu klien mencarikan ide konten, ide campaign sebuah produk, bahkan ada beberapa klien yang repeat order setiap bulan dengan tema campaign berbeda-beda. Misalnya di bulan Agustus tema komedi atau humor, bulan September kategori anak, berikutnya kategori beauty,” jelas Annes.

Ke depan Annes melihat bisnis ini akan tetap cerah meskipun ada kecerdasan buatan (AI). AI tidak bisa menggeser review natural seperti halnya KOC yang benar-benar melakukan review secara real dan mereka benar-benar merupakan customer. “AI hanya terbatas pada satu point of view  dan kurang real review-nya. Konten yang berkaitan dengan lifestyle dan beauty juga tidak bisa digantikan oleh AI, misalnya saat kita pakai skincare atau makeup. Begitu juga misalnya studio pilates atau padel, review harus datang langsung dari customernya, tidak bisa menggunakan AI,” jelas Annes.

Annes juga hanya menerima campaign kategori lifestyle, beauty, wellness. Ia tidak menerima campaign di luar itu, seperti rokok, alkohol, pinjaman online, aplikasi dating, government, politik. “Walaupun dibayar mahal, saya tidak akan menerima. Beberapa brand di bidang finance sempat ada yang menghubungi saya seperti aplikasi pinjaman online, tapi saya tolak karena itu tidak relevan dengan quality level jasa kita. Kalau bank-bank ternama mungkin masih bisa. Jadi saat ini  member Brilian Mutiara Kreasi lebih banyak di kategori healthy, lifestyle, beauty,” tandasnya.

Saat ada produk sebuah brand yang ingin menggunakan jasa Brilian Mutiara Kreasi, Annes akan menanyakan terlebih dulu mengenai pangsa pasar, target usia konsumen, dan hal lainnya supaya tepat dalam mencari Influencer. Namun untuk kerja sama dengan brand yang sudah terkenal biasanya langsung diterima karena brand tersebut sudah dipercaya banyak konsumen.

“Bagi brand baru yang ingin bekerja sama, saya harus jadi customer awal dulu dengan mencoba memakai produknya. Kalau saya merasakan produk itu bagus, member-member KOL di Brilian Mutiara Kreasi pasti juga mau memakai produk tersebut. Mungkin ini yang menjadi salah satu perbedaan dengan pelaku usaha lain.  Ini merupakan bentuk integritas bahwa kita benar-benar memasarkan produk maupun jasa sebuah brand yang memang cocok bagi saya maupun member KOL. Dengan begitu kita membangun kepercayaan customer,” paparnya.

Jasa agensi digital marketing Brilian Mutiara Kreasi berdasarkan permintaan dari brand. Ide kreatif juga sangat diperlukan untuk bisa mencapai target konsumen yang diharapkan. “Contohnya skincare tidak hanya dipakai perempuan, tapi juga pria. Nah karena itu saya juga menyediakan Influencer pria. Temanya pun agak nyeleneh, misalnya kebanyakan review skincare rutin di rumah, tapi kita sudah mulai membuat konten review skincare saat pria traveling, review skincare saat pria beraktivitas gym di dalam ruangan ber-AC,” jelas Annes.

Bisnis yang baru berjalan tiga tahun ini bisa tetap eksis berkat sebuah konsistensi. Bagi Annes konsistensi sangat penting untuk membangun kepercayaan kedua belah pihak, klien dan KOL. Ia pun tetap semangat mencari KOL maupun Influencer setiap saat.

“Saat orderan sedang sepi, kita tetap harus semangat dalam mencari klien, memasarkan, dan mencari KOL. Ada proyek atau tidak ada proyek, pasti saya selalu mencari KOL dengan pendekatan pertemanan. Saya juga mencari banyak klien dengan mengobrol, memperkenakan Brilian, meskipun nantinya tidak ada kesepakatan, itu tidak masalah. Sedangkan waktu orderan tinggi, semua tim Brilian Mutiara Kreasi harus tetap bisa menjaga kualitas pelayanan,” terang Annes semangat.

Ke depan, Annes ingin tetap fokus menjalankan usahanya saat ini dengan terus mencari klien dan KOL/ Influencer secara organik dan menjalin kerja sama dengan banyak brand. Apalagi perkembangan produk, studio maupun event di kategori healthy, beauty dan lifestyle sangat pesat.

Dukung Produk Lokal – Woman Support Woman

Sejalan dengan komitmen dan konsistensi pada bidang/kategori healthy, beauty, dan lifestyle, hingga saat ini PT Brilian Mutiara Kreasi sangat mendukung dalam mempromosikan produk-produk lokal. Seperti saat ini, Annes menggandeng 3 brand fashion dan accesories lokal yang sedang hits di Indonesia, yaitu The Kartinis yang memproduksi kebaya dan batik, Mamasoul Wedges yang memproduksi sepatu wedges, dan Indah Mutiara Lombok yang memproduksi accesories.

“Semua owner brand tersebut adalah wanita. Saya sebagai owner PT Brilian Mutiara Kreasi sangat menjunjung woman support woman dalam berbagai lini bisnis. Bentuk nyata dukungan itu bisa dilihat seperti saat ini saya mengenakan produk-produk dari ketiga brand tersebut, mulai dari kebaya, wedges, dan aksesoris,” ungkap Annes bangga.

Dalam kerja sama tersebut, Annes mengaku bisa memetik pelajaran penting dari para wanita sukses yang sudah lebih senior sebagai pelaku usaha. Menurutnya, wanita merdeka adalah wanita yg bisa berdiri bahkan berlari dengan kedua kakinya sendiri dalam keadaan apapun. “Artinya, kita sebagai wanita harus bisa berjuang sepenuhnya mewujudkan impian, cita-cita, bahkan ambisi kita sendiri, tanpa mengesampingkan kodrat kita sebagai istri dan ibu,” tegasnya.

Dukungan Penuh dari Sang Suami

Annes bersyukur mendapat dukungan dari sang suami, Kartiko Eghi, bahkan suaminya menjadi investor tunggal di bisnis ini karena melihat prospeknya yang luar biasa. Annes juga tetap bisa meluangkan waktu untuk suami dan anak-anaknya meskipun bisnis ini tidak mengenal hari dan jam kerja. “Di bisnis ini kita harus mengikuti jadwal klien, apalagi event-event biasanya diadakan saat weekend. Klien justru banyak yang menghubungi saya di malam hari untuk menanyakan perkembangannya,  karena kalau di jam kerja mereka fokus bekerja,” ujarnya.

Meskipun ada tim, Annes masih terjun langsung mencari klien dan KOL. Saat sudah running campaign bisa ditangani oleh tim. Namun saat ada masalah atau butuh keputusan, tentu Annes yang harus bertanggung jawab.

Annes menyadari bukan berasal dari keluarga berada. Ia pun merasakan kerasnya kehidupan sejak kecil. Hal ini membentuk pribadinya   yang pantang menyerah. “Orang tua saya bukan dari keluarga berada, jadi tidak pernah memberikan privilege kepada anaknya. Kalau saya mau sesuatu ya saya harus usaha sendiri. Nah mungkin itu  yang membentuk pribadi saya yang mandiri dan tidak mudah menyerah. Nah kebetulan banget saya bertemu dengan suami yang selalu support saya. Saya dan suami juga mengurus anak tanpa asisten rumah tangga,” tandasnya.

Saat me time, Annes meluangkan waktu dengan olahraga terutama pilates, berenang, lari yang bisa dilakukan setiap hari. “Jadi saya pagi-pagi bisa pilates, sore lari, dan itu setiap hari saya lakukan,” tambah Annes yang juga menjaga pola makan. EK

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top