MajalahKebaya.com, Jakarta – Dunia profesional menempa diri Melisa Aprilia menjadi pribadi yang disiplin, strategis dan terbiasa bekerja dengan target. Kariernya dimulai dari bawah hingga dipercaya menempati posisi C-Level danmendirikanperusahaan agency.
“Namun, di balik pencapaian tersebut, saya menyadari bahwa sebagian besar waktu muda saya habis untuk bekerja dan mengejar karier. Saya jarang memiliki waktu untuk benar-benar mengeksplorasi hal-hal yang saya sukai, termasuk dunia olahraga yang sebenarnya sudah lama menarik perhatian saya. Hingga akhirnya, saya menemukan pickle ball,” kenang wanita kelahiran Jakarta, 23 April ini.
Awalnya Melisa menekuni olahraga pickle ball hanya sebagai aktivitas untuk menjaga kesehatan dan mengisi waktu, namun ternyata olahraga ini membawa energi baru dalam hidupnya. Ia pun mulai berlatih dengan serius, mengikuti turnamen, hingga meraih beberapa kemenangan.
Melisa menyadari bahwa pickle ball bukan hanya olahraga baginya, tetapi menjadi titik balik kehidupan. Ia merasa menemukan passion yang selama ini tertunda. Saat ini, Melisa tidak hanya bermain sebagai atlet, tetapi juga membangun komunitas pickle ball melalui Next Level Pickle Ball untuk mengajak lebih banyak orang aktif, percaya diri, dan berdaya.“Bagi saya, perjalanan ini bukan sekadar perubahan karier, tetapi perjalanan menemukan makna hidup yang sebenarnya,” ujarnya semangat.

Ketertarikan Melisa terhadap dunia olahraga sebenarnya sudah ada sejak lama. Namun karena fokus pada karier profesional, ia belum sempat menekuninya secara serius. Ketika mengenal pickle ball, Melisa merasakan energi yang berbeda—olahraga ini bukan hanya tentang fisik, tetapi juga strategi, fokus, dan mental.
“Saya juga melihat masih banyak orang yang belum berani masuk ke dunia olahraga kompetitif. Hal ini menjadi motivasi saya untuk tidak hanya berkembang secara pribadi, tetapi juga membuka jalan bagi orang lain agar lebih aktif dan percaya diri. Saya ingin menunjukkan bahwa banyak orang bisa memiliki karier profesional, membangun bisnis, sekaligus aktif di dunia olahraga,” tandas Melisa.
Melisa menilai pickle ball berkembang sangat pesat termasuk di Indonesia. Memasuki tahun 2026, ia yakin olahraga ini akan semakin populer dan menjadi bagian dari gaya hidup modern, terutama bagi perempuan yang ingin aktif dan sehat.
Selain itu, peluang di industri ini juga semakin luas, mulai dari komunitas, turnamen, coaching, hingga brand dan bisnis pendukung. Ia melihat perempuan akan semakin banyak mengambil peran penting di dalamnya, baik sebagai atlet maupun entrepreneur.
Salah satu tantangan yang dihadapi Melisa dalam meniti profesinya saat ini adalah memulai sesuatu yang baru di usia yang tidak lagi sangat muda dalam dunia olahraga kompetitif. Namun ia percaya tidak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu yang kita cintai.
“Sebagai perempuan, tantangan lainnya adalah membagi waktu antara berbagai peran, baik sebagai profesional, entrepreneur, maupun atlet. Saya mengatasinya dengan disiplin, manajemen waktu yang baik, dan menjaga konsistensi. Saya juga percaya bahwa perempuan bisa saling mendukung untuk berkembang bersama, dan itulah yang saya bangun melalui komunitas.”
Perempuan Harus Berani Melakukan Perubahan
Melisa ingin mengajak perempuan lain untuk berani mengejar passion, kapan pun waktunya. Tidak ada kata terlambat untuk memulai. Hidup bukan hanya tentang bekerja dan mengejar target, tetapi juga tentang menemukan hal yang membuat kita merasa benar-benar hidup.
“Perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang berani menentukan jalan hidupnya sendiri. Perempuan yang tidak hanya berperan dalam keluarga, tetapi juga aktif berkarya, memimpin, dan memberikan dampak bagi lingkungan sekitarnya. Saya melihat perempuan Indonesia saat ini semakin berani keluar dari batasan yang dulu dianggap sebagai zona nyaman. Mereka berani membangun karier, menjalankan bisnis, bahkan menekuni bidang yang sebelumnya jarang dijalani perempuan, seperti dunia olahraga kompetitif,” tandasnya.
Perjalanan karier Melisa sendiri juga mencerminkan hal tersebut. Sebelum masuk ke dunia pickle ball, ia membangun karier profesional dan mendirikan perusahaan agency sebagai Founder. Dunia profesional tersebut membentuk dirinya menjadi perempuan yang tangguh dan disiplin. Namun, ia juga menyadari bahwa perempuan masa kini tidak hanya tentang pencapaian karier, tetapi juga tentang menemukan passion dan menjalani hidup dengan penuh makna.
“Saat saya menemukan dunia pickle ball, saya merasa kembali menemukan diri saya. Dan dari sana, saya ingin mendorong lebih banyak perempuan untuk berani mencoba hal baru dan menciptakan perubahan dalam hidup mereka,” tambahnya.
Melisa banyak terinspirasi dari perempuan-perempuan yang berani mengambil langkah besar dalam hidupnya. Perempuan yang mampu menciptakan perubahan, tidak hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk lingkungan sekitarnya. Inspirasi tersebut membuatnya ingin menjadi bagian dari gerakan perempuan yang saling mendukung dan berkembang bersama.
Salah satunya, Melisa sangat terinspirasi oleh semangat Raden Ajeng Kartini yang memperjuangkan perubahan bagi perempuan Indonesia. Dalam perjalanan hidupnya, ia mencoba membawa semangat tersebut dengan berani mengambil keputusan besar—dari dunia profesional, membangun bisnis, hingga akhirnya menekuni dunia olahraga yang menjadi passion-nya.
“Satu kata yang menggambarkan semangat Kartini bagi saya adalah berani. Berani untuk bermimpi, berani untuk berubah, dan berani untuk menciptakan jalan baru. Sebagai perempuan dengan nama ‘Kartini’, saya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk terus berkembang dan menginspirasi perempuan lain agar berani menciptakan perubahan dalam hidup mereka,” pungkasnya. EK

Konsistensi dan Keberanian untuk Terus Berkembang
Dalam menjalani karier dan kehidupan profesional, kunci utama bagi Melisa adalah konsistensi dan keberanian untuk terus berkembang. Ia percaya bahwa setiap fase kehidupan membawa pelajaran baru, dan kita harus berani mengambil langkah untuk berubah. Kesuksesan bagi Melisa adalah ketika kita bisa berkembang, memberikan inspirasi, dan membuka jalan bagi perempuan lain untuk berani melangkah.
“Saya juga selalu berusaha menjaga keseimbangan antara karier, passion, dan kehidupan pribadi. Karena bagi saya, kesuksesan bukan hanya tentang pencapaian, tetapi juga tentang merasa hidup dan menikmati perjalanan,” ujarnya bijak.
Bagi Melisa, kesuksesan sebagai perempuan bukan hanya tentang posisi atau pencapaian, tetapi tentang keberanian untuk menjadi diri sendiri dan menjalani hidup dengan penuh makna. “Saya pernah berada di dunia profesional dengan tanggung jawab besar, namun saya menyadari bahwa kesuksesan juga berarti memiliki keberanian untuk mengikuti passion dan menemukan keseimbangan hidup. Saat saya memutuskan untuk serius di dunia pickle ball, itu bukan hanya tentang olahraga, tetapi tentang memilih hidup yang membuat saya merasa benar-benar hidup,” jelasnya bersyukur.
Saat ini, Melisa mengisi me time dengan olahraga, khususnya pickle ball. Selain itu, ia juga menikmati waktu bersama keluarga dan mengembangkan ide-ide kreatif untuk bisnis dan komunitas. Baginya aktivitas tersebut membantu menjaga keseimbangan antara tubuh, pikiran, dan jiwa.
