Profil

Triweka Rinanti, SH., MH, Kreativitas dan Inovasi Pendorong Utama Kemajuan Bangsa

MajalahKebaya.com, Jakarta – Kreativitas dan inovasi adalah dua syarat mutlak menuju suatu perubahan yang lebih baik di masa depan, terutama di era digital saat ini. Keduanya sangat penting karena merupakan pendorong utama kemajuan dan keberhasilan dalam berbagai bidang. Demikian ditegaskan oleh Triweka Rinanti, SH., MH., Managing Partner Law Firm Triweka Rinanti & Partner, founder Sirah Travel, biro jasa wisata halal, umrah, dan haji khusus.

Beberapa alasan mengapa kreativitas dan inovasi menjadi begitu penting, diungkapkan Triweka, antara lain: Persaingan Pasar. Dengan akses global yang dimungkinkan oleh teknologi digital, persaingan semakin ketat. Perusahaan dan individu perlu terus berinovasi untuk tetap relevan dan unggul dalam pasar yang cepat berubah. Berikutnya Perkembangan Teknologi. Teknologi berkembang dengan sangat cepat, dan kreativitas diperlukan untuk memanfaatkan teknologi baru dengan cara yang efektif dan inovatif.

Kreativitas dan inovasi juga menjadi Solusi Masalah. Masalah modern seringkali kompleks dan memerlukan solusi kreatif. Inovasi memungkinkan munculnya pendekatan baru untuk mengatasi tantangan yang ada. Kemudian alasan Efisiensi dan Produktivitas. Inovasi dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas melalui otomatisasi, analisis data, dan teknologi lainnya, yang memungkinkan pekerjaan dilakukan dengan lebih cepat dan lebih baik.

Yang juga tak kalah penting, lanjut Triweka, adalah Pengalaman Pengguna. Di dunia digital, pengalaman pengguna menjadi faktor kritis. Kreativitas diperlukan untuk merancang antarmuka yang menarik dan inovatif, serta memberikan pengalaman yang memuaskan bagi pengguna.Lalu Adaptasi dan Ketahanan. Kreativitas dan inovasi membantu organisasi dan individu untuk lebih adaptif dan tangguh dalam menghadapi perubahan dan ketidakpastian, terutama dalam situasi krisis. Dan terakhir, Keberlanjutan. Inovasi diperlukan untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, yang menjadi semakin penting di tengah isu perubahan iklim dan keberlanjutan global.

Bagi Triweka, secara keseluruhan, kreativitas dan inovasi adalah kunci untuk bertahan dan berkembang di era digital yang dinamis ini. Apalagi, derasnya arus globalisasi, di mana batas ruang dan waktu sudah bukan menjadi kendala, tentu memberi dampak sangat signifikan pada berbagai bidang, terutama sosial, ekonomi, dan budaya.

Menghadapi dan menyikapi derasnya arus globalisasi, menurut Triweka. masyarakat perlu mengembangkan pendekatan yang mencakup kreativitas dan inovasi dalam bidang sosial, ekonomi, dan budaya, dengan beberapa strategi yang dapat dilakukan.

Dalam bidang sosial, Triweka menekankan perlunya Pemberdayaan Komunitas. Menggunakan teknologi digital untuk memberdayakan komunitas lokal melalui pendidikan online, pelatihan keterampilan, dan platform kolaboratif. Ini dapat membantu masyarakat meningkatkan kapasitas mereka dan tetap relevan dalam dunia yang berubah cepat. Juga adanya Kesetaraan Akses, yaitu dengan mengembangkan solusi kreatif untuk memastikan semua lapisan masyarakat memiliki akses yang setara terhadap teknologi dan informasi. Contohnya, program akses internet gratis atau subsidi perangkat teknologi untuk daerah terpencil. Tidak lupa membangun Jaringan Sosial yang Kuat. Yaitu, membangun dan memperkuat jaringan sosial yang kuat melalui platform digital untuk mendukung solidaritas, kerja sama, dan pertukaran informasi.

Dalam bidang ekonomi, perubahan menuju Ekonomi Digital perlu digalakkan, dengan mengadopsi model bisnis berbasis digital seperti e-commerce, fintech, dan layanan digital lainnya untuk memperluas pasar dan meningkatkan efisiensi bisnis. Lebih lanjut Triweka menjelaskan pentingnya Kewirausahaan Inovatif yaitu mendorong dan mendukung kewirausahaan yang inovatif, misalnya melalui inkubator startup, akses ke pendanaan, dan pelatihan bisnis digital. Demikian juga terkait Sumber Daya Manusia, sangat penting meningkatkan keterampilan dan pengetahuan tenaga kerja melalui program pelatihan dan sertifikasi online agar dapat bersaing dalam ekonomi global yang berbasis pengetahuan.

Dalam bidang budaya, jelas Triweka, sangat perlu berbagai upaya Pelestarian dan Promosi Budaya. Menggunakan teknologi digital untuk melestarikan dan mempromosikan warisan budaya lokal ke audiens global. Ini bisa dilakukan melalui platform media sosial, virtual tours, dan konten multimedia. Juga harus dilakukan Kolaborasi Budaya, yaitu mendorong kolaborasi budaya antara berbagai komunitas melalui pertukaran budaya online, festival virtual, dan proyek seni digital. Dan, tentu saja melakukan Adaptasi Budaya. Menyerap unsur-unsur budaya global yang positif sambil tetap menjaga identitas budaya lokal. Kreativitas dalam seni, musik, dan literatur dapat memainkan peran penting di sini.

Secara keseluruhan, menurut Triweka, pendekatan yang mencakup pendidikan, akses teknologi, kolaborasi, dan inovasi dalam berbagai bidang akan membantu masyarakat tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dalam era globalisasi. Dengan cara ini, masyarakat dapat memanfaatkan peluang global sambil mempertahankan identitas dan keberlanjutan budaya lokal.

Sementara dalam bidang hukum, yang merupakan profesinya, selain secara terus menerus mengikuti perkembangan hukum dengan perkembangan masyarakat yang sangat dinamis, Triweka juga selalu berusaha mengembangkan diri melalui penggunaaan teknologi, utamanya web, dan penggunaan berbagai macam aplikasi meeting untuk memudahkan klien yang sedang memiliki masalah hukum namun terkendala jarak dan waktu, agar tetap mendapatkan pelayanan jasa hukum darinya.

Sirah Travel: Biro Jasa Wisata Halal, Umrah, dan Haji Khusus, Kolaborasi dengan Padi Reborn

Pada tahun 2016, Triweka mendirikan PT Pelita Kencana Buana, perusahaan yang bergerak di bidang biro jasa wisata halal, umrah, dan haji khusus. Dengan mengusung brand Sirah Travel, menghadirkan biro jasa wisata yang siap bersaing di berbagai macam produk wisata halal dalam dan luar negeri serta perjalanan ibadah umrah dan haji khusus.

Sirah diambil dari bahasa Arab (Siroh) yang berarti Sejarah. Ini berarti bahwa Sirah Travel tidak hanya memberikan pelayanan wisata halal, ibadah umrah dan haji yang maksimal, namun juga pengetahuan sejarah dan hikmah sehingga setiap perjalanan wisata begitu bermakna. Artinya Sirah Travel mengandung makna ‘Mengajak menyusuri sejarah Rasulullah’.

Dengan mengusung tagline ‘Sobat Perjalanan Anda’ Triweka berharap Sirah Travel menjadi biro jasa wisata dan ibadah umrah haji yang legal dengan pelayanan profesional dan bermakna. Karena itu, ia dan tim managemen sangat fokus pada misi: Memberikan pelayanan wisata halal yang memuaskan, inspiratif, dan penuh makna; serta Mengantarkan jamaah umrah haji kepada kemabruran dengan hikmah dalam setiap perjalanan.

Jasa Layanan Sirah Travel. Sejauh ini, jasa layanan yang ditawarkan Sirah Travel sangat lengkap. Yaitu, Paket Layanan Umrah & Haji yang terdiri atas Paket Umrah Ekonomis, Paket Umrah Reguler, Paket Umrah VVIP, Paket Umrah Lanjutan (Turki, Dubai, Aqsha, Cairo, Maroko, Spain), Paket Haji Khusus (Plus), dan Paket Haji Furoda (Langsung Berangkat). Paket Layanan Wisata Halal yang terdiri atas Paket Wisata Domestik, Paket Wisata Internasional, dan Paket Wisata Study Tour. Juga Jasa Layanan Dokumen Perjalanan, yaitu Pembuatan Paspor dan Visa, serta Reservasi Tiket dan Hotel.

Band Padi Reborn. Dalam bisnis Sirah Travel, Triweka bersama-sama dengan beberapa personil band Padi Reborn bukan dalam rangka endorsement. Yoyo Padi (Surendro Prasetyo) sebagai Diektur Utama, Fadly Padi (Andi Fadly Arifuddin) sebagai Direktur Operasional, dan Rindra Padi (Rindra Risyanto Noor) sebagai Direktur Marketing Sirah Travel. Bahkan ketiganya sudah menjadi tour leader. Sehingga menurut Triweka, ini merupakan kelebihan dari Sirah Travel di mana Yoyo, Fadli, dan Rindra terjun langsung untuk melayani jemaah walaupun mereka tidak setiap saat bisa menemani jemaah saat keberangkatan dikarenakan kesibukannya bermusik.

“Di samping Umroh dan Haji ada juga wisata halal.. seperti ke Turki dan Yerusalem. Wisata halal itu khusus untuk yang beragama Islam, dan destinasinya juga ke Negara-negara yang mayoritas muslim. Yang diutamakan dari wisata itu adalah beribadah jadi pasti mampir ke masjid,” jelas Triweka yang juga menegaskan bahwa travel miliknya ini juga menerima yang non muslim yang hendak bepergian ke negara lain seperti Jepang, Thailand, Yerusalem dan lainnya.

Keunggulan Sirah Travel milik Triweka, antara lain saat Ibadah Haji dan Umroh, kepada peserta diberikan informasi dan pengetahuan berupa sejarah-sejarah tempat-tempat yang dikunjungi, juga ada napak tilas dari sejarah-sejarah Rasul dan Nabi yang mungkin di travel lain belum ada.

Pada pertengahan tahun 2023 lalu, Sirah Travel sudah melaksanakan gebyar keberangkatan jemaah umroh, berjumlah sekitar 159 jemaah. Menurut Triweka, keberangkatan ini sangat spesial karena Yoyo, Fadly, dan Rindra Padi Reborn ikut serta. “Selain itu, beberapa waktu lalu, sudah melakukan tour ke Turki,” ujar istri dari Ir. Wisdarmanto Gito Sayono, seorang Kontraktor, dan ibunda dari Amalita Putri Yustisi, B.ed (ECE/ Steiner) dan Hapsari Rahayu Samudraningsih, B.A (Psychology), yang keduanya saat ini tinggal di Auckland – New Zealand. DW

Info Lebih Lanjut:

Sirah Travel

Kantor Pusat:

Menara Bidakara 2 Lantai 9

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 71 – 73 Menteng Dalam, Jakarta Selatan 12810

Kontak:

Phone: +62 21 83708749

Email: sirahtravel.id@gmail.com

www.sirahtravel.id

IG: @sirahtravel

TRIWEKA RINANTI & PARTNER

Graha Mustika Ratu Lt.7

Jl.Gatot Subroto Kav.74-75 Pancoran 12870

Handphone: 08129503763

Telp: 021- 83707140

Fax: 021- 83707141

Email: triweka_wiwiek@yahoo.com

Website: www.triweka.com

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top