Profil

Ade Rosmiati, Lawyer dan Woman-preneur: “Semua yang Telah Dititipkan dalam Hidup Saya adalah Miracle…”

MajalahKebaya.com, Jakarta –  Segala pencapaian yang telah didapatkan Ade Rosmiati, baik sebagai pengusaha dalam bidang penyewaan alat-alat berat (trucking), seorang lawyer yang menjadi partner pada kantor hukum yang dibangun bersama sahabat sejak di bangku kuliah, ARP Advocates & Partners, maupun dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari kesehatan rohani jasmani, rejeki dan segala rahmat kemudahan dalam hidup yang ia jalani, merupakan salah satu buah dari kegigihannya atas sikap selalu tekun dalam berusaha. Namun lebih dari itu, sebagai umat beragama ia menyadari segala hal yang didapatkan selama ini adalah bentuk titipan Allah SWT, yang justru membuat dirinya semakin mengingat untuk selalu bersyukur kepada Sang Pencipta.

“Bentuk rasa syukur yang selalu saya tunjukkan adalah selalu beribadah kepada Allah SWT, karena saya sangat yakin tanpa kehendak-Nya mungkin hingga saat ini saya tidak akan ada di posisi ini. Selain itu syukur atas nikmat yang diberikan juga tidak serta merta membuat saya lupa akan kodrat sebagai mahluk sosial yang juga perlu menjaga hubungan sosial dengan sesama tanpa membedakan kelas sosial, sehingga sikap tolong menolong dan berbagi kepada sesama juga menjadi wujud syukur saya. Karena dengan saling menolong maupun berbagi menurut saya juga merupakan bentuk membagi kebahagiaan yang saya miliki atas pencapaian yang telah saya peroleh selama ini. Juga wujud syukur saya, agar saya menjadi pribadi yang lebih baik lagi ke depan, baik sikap maupun tutur kata,” ungkap Rose yang hobi membaca, kuliner, dan berenang ini penuh syukur.

Seiring berjalannya waktu, hingga detik ini Rose sudah menimba begitu banyak pengalaman berharga, baik dalam berbisnis, bersosial, dan sebagainya. Baginya, semua itu adalah keajaiban yang tak terhitung jumlahnya.

“Saya merasa segala sesuatu yang telah dititipkan dalam hidup saya semuanya adalah keajaiban. Sebagai contoh saya memulai bisnis bukan hanya sekejap dan membuat saya berhasil, melainkan saya benar-benar memulai usaha dari nol sejak saya kuliah, dari berjualan baju, salon, buah-buahan, dsb.. selalu saya tekuni dengan sungguh-sungguh. Hingga sampai di titik mengantarkan saya pada posisi saat ini yang dapat dikatakan Alhamdulillah berkecukupan adalah suatu bentuk keajaiban bagi saya. Kemudian saya juga diberikan keluarga kecil yang sangat saya cintai adalah hal yang merupakan keajaiban bagi hidup saya. Keluarga saya adalah penyemangat hidup saya dalam menjalani semua ini, sehingga doa dan dukungan mereka adalah juga merupakan keajaiban tidak ternilai dalam hidup saya,” tegas istri dari Sutedja, serorang wiraswasta, serta ibunda dari Andrew dan Vivien ini, dengan bahagia.

Rose sangat bersyukur dikelilingi keluarga, teman, saudara yang baik yang selalu mendukungnya untuk memberikan hal-hal positif. Karena ia yakin, apapun yang dijalani jika sekeliling kita selalu memberikan hal-hal negatif maka segala urusan akan menjadi terhambat dan/atau terganggu. Dengan demikian lingkungan sekitar juga akan memberikan dampak bagi kehidupan kita baik sosial maupun bisnis.

Sederhana dan Selalu Bersyukur. Menjadi pengusaha sukses tentu dibutuhkan kerja keras, pantang menyerah, tekad yang kuat, dan komitmen yang tinggi untuk meraih impian. Semua itu dimiliki Rose dalam dirinya. Sejak kuliah ia sudah menyibukkan diri dengan menjajal bermacam bisnis, meskipun harus mengorbankan waktu dan kesempatan bersenang-senang bersama teman-teman kuliah. Ia bertekad menjadi pengusaha sukses agar bisa membantu orang tua, paling tidak bisa membiayai diri sendiri.

Sejak kecil Rose dididik oleh orang tuanya untuk hidup sederhana, rendah hati, dan selalu bersyukur atas apa yang sudah didapatkan dalam hidup. Sehingga ketika mencapai kesuksesan ia tetap rendah hati. Kesuksesan baginya adalah titipan Allh SWT. Jika seseorang mampu membawanya, maka ia akan selamat, sebaliknya jika tidak mampu maka ia akan jatuh. Itulah prinsip hidup yang dipedomaninya untuk tetap rendah hati dan memiliki semangat juang dalam hidup.

Untuk mendukung karir dan bisnisnya, Rose menyadari pentingnya ilmu pengetahuan, skill, dan pengalaman atau jam terbang. Oleh sebab itu, ia membekali dirinya dengan pendidikan yang baik dan pengalaman lapangan yang mumpuni. Setelah menempuh pendidikan Sastra Jepang di Universitas Nasional pada tahun 2003, ia kemudian mengambil pendidikan Ilmu Hukum di Universitas Trisakti pada tahun 2009. Banyak tawaran pekerjaan yang datang kepadanya karena melihat ketekunan dan kegigihannya, namun ia memilih menjadi pengusaha.

Saat ini Rose menjalankan usaha penyewaan alat-alat berat (trucking) seperti mobil truck, trailer, dan container, serta bergabung dalam law firm ARP Advocates & Partners yang berlokasi di wilayah Jakarta. Ia sangat menikmati pekerjaannya karena sesuai dengan passion, sehingga tidak pernah ada beban yang dirasakan.

Meskipun bisnis sering mengalami jatuh bangun, Rose tetap tegar karena ia selalu ingat pesan orang tuanya untuk tidak pernah mengeluh ketika jatuh karena dunia bisnis tidak semudah yang dibayangkan. Sebaliknya, ketika berada pada posisi di atas, tetaplah menjadi orang yang penuh kesederhanaan dan selalu bersyukur. Karena itu, kerja keras, semangat, doa dan air mata, selalu mengiringi langkahnya untuk menjadi perempuan sukses yang dapat membahagiakan keluarga.

Kesuksesan Milik Semua Orang dan Harus Diperjuangkan. Hidup dan bergaul dalam keberagaman, tentu banyak benturan dan perbedaan, baik dari segi budaya, agama, ras, suku, bangsa, dan sebagainya, namun sebagai makhluk sosial, apalagi seorang pengusaha, Rose tidak melihat kenyataan tersebut sebagai kendala, justru menjadikan dirinya lebih matang dalam karir dan bisnis. Menurutnya, jika semua manusia terlahir dapat meminta jalan hidupnya pastilah semua akan meminta dilahirkan dari keluarga yang berada, memiliki kehidupan sosial yang bagus, dapat memilih suku, ras dsb. Namun, begitulah hidup tidak bisa memilih apa yang menjadi takdir kita, tapi kita bisa mengubah takdir kita.

“Sebagai contoh, jika kita terlahir dari keluarga tidak berada maka jangan hanya berpangku tangan menerima keadaan, tetapi bangkitlah untuk menggali potensi kita sehingga kita bisa juga mengubah takdir kita dari seorang yang biasa menjadi seorang yang sukses. Banyak orang berbicara dan bahkan sering saya dengar kata-kata seperti keberhasilan seseorang tentu mudah ia gapai, karena ia lahir dari keluarga yang kelas sosialnya juga mendukung dan pendidikannya juga mendukung. Namun, itulah yang terkadang juga harus diubah oleh pemikiran anak-anak muda sekarang, karena walaupun terkadang kesuksesan bisa karena hal tersebut, tetapi kesuksesan juga dapat diperoleh dari seseorang yang bukan siapa-siapa menjadi orang yang berhasil. Asal semua usaha mengubah takdir itu kita jalani dengan sungguh-sungguh dan tidak menyerah ditambah doa yang kita panjatkan dalam setiap langkah kita,” tegas Rose.

Karena itu, lanjut Rose, dari mana pun kita lahir, dari mana pun kita hidup, siapapun kita, apapun agama kita, jika kita memiliki semangat untuk berhasil dan didukung dengan sikap santun dan tanggung jawab, semua orang di sekeliling kita pasti akan menghargai jerih payah kita. “Karena menurut saya jika kita ingin menjaga suatu hubungan sosial dengan sesama manusia, maka orientasi kita jangan hanya berpatok pada materi karena faktanya dan sangat saya sering lihat dan alami tentang dihargainya seseorang bukan semata-mata atas kesuksesan dari hartanya, melainkan pribadinya yang baik. Sehingga itulah kunci menjaga hubungan sosial yang baik kepada keluarga, teman, maupun sekeliling kita,” jelas wanita cantik dan energik kelahiran Jakarta, 5 Mei ini.

 

Hal yang juga sangat penting dalam menggapai kesuksesan, menurut Rose, adalah tidak menunda-nunda mulai melakukan sesuatu. Sekalipun berhadapan dengan situasi dan kondisi krisis seperti di masa pandemi ini. Menurutnya, waktu kapan pun adalah waktu yang tepat memulai karir atau bisnis, karena banyak orang yang gagal dalam memulai bisnis karena terlalu sering menunda-nunda pekerjaan dan takut memulai.

“Jikalau ingin berbisnis tetapi masih menghitung-hitung ketakutan dan keraguan saya rasa hal tersebut justru akan menjadi penghalang bagi jalannya bisnis itu sendiri, karena jika kita hendak menjadi pebisnis maka dengan kata lain kita sudah siap menghadapi segala resiko. Jika dikaitkan dengan keadaan Indonesia saat ini karena adanya pandemi, maka bisnis yang harus kita pikirkan adalah bisnis yang menjadi peluang yang diminati banyak orang. Sehingga hal tersebut bisa menjadi ladang rezeki kita, tentu kita harus sangat berhati-hati untuk membangun usaha, apalagi jika kita akan bergabung atau join dengan pihak lain, dan juga hati-hati dalam memilih peluang bisnis, karena seorang pebisnis biasanya sangat peka melihat pasar di masyarakat untuk menjadi peluang bisnis,” tutur Rose yang juga menekankan untuk mencintai pekerjaan yang dilakukan selama itu halal, karena jika mencintai pekerjaan sepenuh hati, maka seberat apapun tantangan tidak akan menjadi beban.

Sepanjang perjalanan merintis karir dan mengembangkan usaha, Rose sangat terinspirasi oleh ibundanya. Juga sang suami yang selalu menjadi penyemangat hidup dan menjadi benteng untuk menenangkan hati. Kedua anak kembarnya yang menjadi spirit dan motivasi dalam hidupnya. Tak ketinggalan teman-teman yang memberikan aura baik, yang sangat berpengaruh dalam menggapai keberhasilan.DW

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

17 − seventeen =

To Top