Cover Story

Rini Indriani, Perempuan Tangguh dan Berdayaguna

MajalahKebaya.com, Jakarta – Tangguh dan berdaya, dua kata kunci seorang Rini Indriani dalam perjalanan dan perjuangannya, baik dalam hidup maupun karier dan bisnis. Baginya, seorang perempuan harus kuat, berani, dan mumpuni jika harus berkarya di luar rumah atau wanita bekerja, tanpa harus mengabaikan multiperan sebagai seorang ibu dan istri dalam keluarga.

“Menjadi pengusaha membuat saya mempunyai banyak waktu yang lebih dinamis dalam berbagai hal, untuk keluarga, untuk saya belajar dan terus bertumbuh dalam tuntutan zaman, membuka lapangan pekerjaan, dan menjadi bermanfaat bagi banyak orang,” ujar wanita cantik kelahiran Bandung, 25 September ini dengan semangat.

Rini adalah seorang entreupreneur sukses, ibu dari seorang anak perempuan, yang hingga kini masih memiliki banyak mimpi dan ingin terus berkembang dalam banyak hal. Sudah lebih dari 20 tahun ia menjalankan bisnis multinasional yang bergerak di bidang jasa seperti travel, umroh, kontraktor, FnB (food and beverage), event organizer dan berbagai multibisnis lainnya.

“Karier saya dimulai dari menjadi seorang karyawan, namun seiring waktu saya menemukan sebuah bisnis yang dimulai dari jaringan relasi yang saya bangun, lalu kemudian saya memilihi bisnis yang saya geluti seperti saat ini,” tuturnya.

Dulu Rini belajar dari perusaahan tempat ia bekerja, dan setelah itu ia membangun perusahaan sendiri, melakukan berbagai inovasi, me-manage cash flow, hingga perusahaannya bisa berkembang sampai hari ini .

Titik Balik Kesuksesan

Saat memulai usaha, sebagaimana para pebisnis pada umumnya, Rini pun mengalami berbagai kendala dan tantangan yang tidak mudah. Modal menjadi salah satu kendala utama baginya. Ia mengakui, mencari investor yang tertarik dengan bisnis baru , dan memahami industri yang baru digeluti, membutuhkan perjuangan dan kerja keras. Berkat keteguhan dan tekad yang kuat, akhirnya ia bisa menjalankan bisnis, meskipun harus jatuh bangun.

Hampir tidak pernah ada rasa ingin menyerah dalam diri Rini, karena ia selalu yakin akan kemampuan dirinya, dan tidak lupa selalu melibatkan Allah SWT dalam hidupnya. Ketika kondisi sedang tidak baik-baik saja solusi paling ampuh baginya adalah terus berjalan dan tidak menyerah.

Setelah 10 tahun berjuang dan mengalami jatuh bangun, Rini menemukan banyak hal yang membuat dirinya terus berkembang. Baginya, kegagalan atau kejatuhan itu dilihat sebagai pembelajaran yang membuat ia terus berjalan, tidak berhenti belajar agar tidak jatuh di lubang yang sama.

Rini terus memupuk komitmen terhadap kesepakatan bisnis, jujur, selalu memulai dengan niat baik dan menjaga relasi dengan semua orang. Terbukti bisnisnya bisa survive pada saat Covid dan terus eksis hingga saat ini, karena ia selalu menjaga amanah terhadap client dan calon jamaah dalam bisnis umroh. Prinsip dan nilai yang terus dipedomaninya secara konsisten adalaha menjadikan dirinya bermanfaat untuk banyak orang. Saat ini, perusahaan yang ia pimpin berada di lokasi strategis, yaitu Gedung Graha Beka Office Pusat untuk SMC Group yang menaungi berbagai lini bisnisnya.

Manajemen Peran Antara Seorang Ibu, Istri, dan Pengusaha

“Dalam proses perjalanan menjadi seorang ibu memberi saya waktu dan ruang untuk terus belajar beradaptasi dengan berbagai tuntutan mulai dari waktu, hingga peran menjadi seorang entreupreneur dan peran seorang ibu,” ujar ibunda dari  Raisha Ashilla Putri Torenza (20 Tahun) ini.

Rini sangat bersyukur memiliki  keluarga, terutama suami dan anak yang selalu memberikan support sehingga ia bisa terus berkarya dan bertumbuh. “Saya mempunyai suami yang selalu men-support saya dan seorang anak yang memahami bahwa ibunya menjalankan dua peran, dan saya sangat bersyukur. Meskipun saya menyadari, waktu menjadi tantangan besar untuk saya menjalani peran sebagai seorang ibu, sebagai seorang istri, dan sebagai seorang pengusaha. Namun, semua itu saya jalankan dengan bahagia dengan manajemen waktu dan prioritas yang tepat,” lirihnya bahagia.

Bagi Rini, berbisnis tidak harus meninggalkan kodrat sebagai ibu, take care terhadap keluarga. Dalam bisnis, khususnya berkaitan dengan pengelolaan keuangan, ia harus mampu me-manage cash flow dengan baik. Karena itu, kepada para perempuan lain yang ingin terjun di dunia bisnis, ia berpesan agar terus menerus belajar tentang bisnis yang akan digeluti. Seorang pebisnis pemula harus benar-benar mengetahui market dari  produk yang akan dijual, tren terkini  -baik di tingkat lokal ataupun nasional dan dunia, apa keingingan pasar, serta yang juga sangat penting harus selalu menjain dan menjaga relasi dengan bijak.

Jadilah perempuan tangguh, berdayaguna untuk diri sendiri, keluarga, dan masyarakat!! DW

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top