Cover Story

Karisha Alifputri, S.E, M.M, Growth Mindset Goes to School Membangun Generasi dengan Pola Pikir Bertumbuh

MajalahKebaya.com, Jakarta – Karisha Alifputri merupakan sosok perempuan dengan pola pikir growth mindset yang berkomitmen untuk menghadirkan dampak positif di masyarakat, baik melalui pendidikan, pemberdayaan perempuan, maupun berbagai inisiatif sosial lainnya. Dedikasinya terhadap pembelajaran berkelanjutan dan kontribusi nyata menjadikannya figur yang menginspirasi generasi muda untuk berani bertumbuh dan mengambil peran sebagai agen perubahan.

Sebagai Puteri Indonesia DKI Jakarta 3 2023, Karisha membawa representasi perempuan modern yang tidak hanya mengedepankan kecantikan, tetapi juga kecerdasan, kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Lahir di Jakarta pada 19 Desember 1996, ia memiliki latar belakang pendidikan di bidang manajemen, dengan gelar Sarjana dan Magister dari Universitas Pelita Harapan. Ia juga memperkaya kompetensinya melalui program pengembangan profesional di Harvard University Division of Continuing Education, sebagai bagian dari komitmennya untuk terus berkembang secara personal dan profesional.

Sebagai bentuk komitmennya dalam menyebarkan kesadaran mengenai pentingnya pola pikir bertumbuh, Karisha juga aktif menginisiasi program Growth Mindset Goes to School. Melalui program ini, ia hadir langsung di berbagai sekolah untuk berbagi perspektif mengenai kepercayaan diri, kesadaran nilai diri, kesehatan mental, hingga pentingnya membangun pola pikir bertumbuh dan citra diri yang sehat sejak usia muda. Tidak hanya melalui sesi berbagi dan diskusi interaktif, Karisha juga memperkenalkan nilai-nilai growth mindset melalui karya tulis, refleksi, serta pendekatan yang mendorong para pelajar untuk lebih mengenali potensi dan arah hidup mereka sejak dini.

Dalam berbagai kunjungannya ke ruang-ruang kelas, Karisha juga menghadirkan aktivitas interaktif seperti menuliskan afirmasi positif pada Post-it Notes, yang terinspirasi dari advokasi yang ia bawa saat mengikuti Puteri Indonesia 2023, yaitu “Change Your Words, Change Your Mindset.” Melalui kegiatan tersebut, para pelajar diajak untuk membangun narasi positif terhadap diri sendiri, mengenali potensi yang mereka miliki, serta menyadari bahwa cara seseorang berpikir dan berbicara kepada dirinya sendiri dapat memengaruhi rasa percaya diri, pola pikir, hingga arah hidupnya. Bagi Karisha, menggunakan afirmasi bukan sekadar kata-kata, melainkan langkah awal yang bisa dilakukan dalam membentuk identitas yang sehat dan pola pikir yang lebih memberdayakan sejak usia muda.

Kehadiran program ini mendapatkan sambutan hangat dari para siswa maupun tenaga pendidik. Bagi banyak sekolah, pendekatan growth mindset dinilai relevan untuk diterapkan dalam lingkungan pendidikan masa kini karena tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, ketahanan mental, dan keberanian untuk berkembang. Karisha percaya bahwa kesadaran mengenai pola pikir yang sehat dapat menjadi bagian dari gerakan revolusi mental generasi muda—membentuk individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara emosional, memiliki identitas yang sehat, serta mampu menghadapi tantangan zaman dengan lebih bijaksana dan percaya diri. Ke depannya, Karisha berharap program Growth Mindset Goes to School dapat menjangkau lebih banyak sekolah di berbagai daerah di Indonesia, serta menginspirasi lahirnya lingkungan pendidikan yang tidak hanya fokus pada prestasi, tetapi juga pada pembentukan karakter, kesadaran diri, dan keberanian untuk bertumbuh.

Generasi Unggul Dimulai dari Rumah

Bagi Karisha, menghadirkan generasi unggul tidak hanya berbicara tentang kecerdasan akademik atau pencapaian semata, tetapi juga tentang bagaimana seseorang memiliki identitas diri yang sehat, pola pikir yang bertumbuh, serta keberanian untuk mengenali potensi dirinya. Menurutnya, generasi yang kuat lahir dari individu yang memahami nilai dirinya, memiliki ketahanan mental, dan mampu menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan arah hidupnya. Dalam pandangannya, seluruh fondasi tersebut pertama kali mulai dibentuk dari lingkungan terdekat seseorang, yaitu rumah.

Dalam pandangan Karisha, rumah bukan hanya tempat seseorang dibesarkan, tetapi juga ruang pertama di mana pola pikir, rasa aman, dan cara seseorang memandang kehidupannya mulai terbentuk. Ia meyakini bahwa apa yang dialami seseorang di dalam rumah sering kali memengaruhi bagaimana ia menjalani kehidupan di luar. Dua individu dapat hidup dalam realitas yang serupa, namun memiliki cara berpikir dan respons yang berbeda karena pengalaman emosional yang mereka terima sejak kecil juga berbeda. Karena itu, menurut Karisha, membangun lingkungan rumah yang sehat secara emosional menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang memiliki identitas diri yang kuat dan sehat.

Karisha juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam proses tumbuh kembang anak. Baginya, mendidik generasi masa depan idealnya dimulai dari kemampuan orang tua untuk berdamai dengan dirinya sendiri terlebih dahulu. Ia percaya bahwa anak bukanlah tempat untuk meletakkan penyesalan, ketakutan, ataupun ambisi yang belum tercapai dari orang tuanya, melainkan individu yang hadir dengan potensi dan misi hidupnya masing-masing. Karena itu, penting bagi orang tua untuk mengenali karakter, bakat, dan kebutuhan anak secara utuh, sehingga mereka dapat bertumbuh dengan rasa dihargai, didengar, dan dipercaya terhadap kemampuannya sendiri.

Karisha percaya salah satu hal terpenting yang perlu dibangun sejak dini adalah kesadaran akan nilai diri. Ia percaya bahwa anak-anak yang tumbuh dengan rasa percaya diri dan dukungan emosional yang sehat cenderung lebih berani bermimpi, mengambil kesempatan, serta tidak mudah kehilangan arah di tengah tekanan sosial maupun perkembangan zaman yang begitu cepat. Bagi Karisha, generasi unggul bukan hanya generasi yang berprestasi secara akademik, tetapi juga generasi yang memiliki karakter, empati, kemampuan berpikir kritis, dan keberanian untuk tetap menjadi dirinya sendiri.

Peduli Isu Perempuan dan Anak

Menurut Karisha, perempuan dan anak merupakan fondasi penting dalam membentuk masa depan masyarakat. Karena itu, kepedulian terhadap isu perempuan dan anak tidak cukup hanya berhenti pada empati, tetapi juga perlu diwujudkan melalui lingkungan yang mampu membuat mereka merasa aman, dihargai, dan memiliki ruang untuk bertumbuh. Menurutnya, banyak persoalan yang terjadi pada perempuan maupun anak sering kali berakar dari hilangnya rasa percaya diri, ketidakmampuan mengenali nilai diri, serta lingkungan yang belum sepenuhnya mendukung kesehatan emosional mereka.

Dalam pandangan Karisha, salah satu bentuk kepedulian yang paling mendasar adalah membantu perempuan dan anak menyadari bahwa mereka memiliki nilai, potensi, dan hak untuk didengar. Ia percaya bahwa ketika seseorang tumbuh dengan kesadaran diri yang sehat, mereka akan lebih berani menentukan arah hidupnya, memiliki batasan yang baik terhadap dirinya, serta tidak mudah terjebak dalam lingkungan yang merugikan dirinya sendiri. Karena itu, Karisha banyak menyoroti pentingnya pola pikir, kesehatan mental, dan pendidikan karakter sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang lebih kuat secara emosional maupun sosial.

Melalui berbagai kegiatan edukasi, karya tulis, hingga interaksi langsung dengan generasi muda, Karisha berupaya menghadirkan ruang yang mendorong perempuan dan anak untuk lebih mengenal, menghargai, dan mencintai dirinya sendiri. Baginya, kepedulian bukan hanya tentang membantu seseorang keluar dari kesulitan, tetapi juga tentang membangun kesadaran bahwa setiap individu memiliki nilai dan layak bertumbuh dalam lingkungan yang sehat secara emosional. Karisha percaya bahwa ketika perempuan dan anak memiliki rasa percaya diri serta self-love yang sehat, mereka akan lebih berani menyuarakan pendapatnya, memiliki batasan yang baik terhadap dirinya, dan tidak mudah kehilangan arah di tengah tekanan sosial maupun lingkungan yang tidak mendukung pertumbuhan mereka.

Pemberdayaan Perempuan untuk Kemajuan Bangsa

Bagi Karisha, pemberdayaan perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam kemajuan sebuah bangsa karena perempuan bukan hanya bagian dari masyarakat, tetapi juga sosok yang melahirkan generasi berikutnya. Menurutnya, perempuan memiliki pengaruh besar dalam membangun pola pikir, karakter, serta nilai-nilai kehidupan yang akan diwariskan kepada anak-anak dan lingkungan di sekitarnya. Karena itu, ketika perempuan memiliki pendidikan, kesadaran diri, dan ruang untuk berkembang, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh dirinya sendiri, tetapi juga oleh masa depan bangsa secara luas.

Karisha percaya bahwa bangsa yang kuat lahir dari generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang sehat secara emosional maupun mental. Dalam hal ini, perempuan—terutama para ibu—memiliki peran penting dalam membangun rasa aman, kepercayaan diri, dan karakter anak sejak usia dini. Baginya, menghadirkan generasi emas tidak hanya berbicara tentang pencapaian akademik, tetapi juga tentang bagaimana membentuk manusia yang memiliki empati, integritas, kemampuan berpikir kritis, serta keberanian untuk membawa perubahan yang baik bagi lingkungannya.

Karena itu, Karisha memandang pemberdayaan perempuan bukan sekadar isu kesetaraan, melainkan investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa. Ia percaya bahwa ketika perempuan memiliki kesempatan untuk bertumbuh, didengar, dan diberdayakan, maka akan lahir lebih banyak generasi yang sadar akan nilai dirinya, memiliki pola pikir yang sehat, serta mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih kuat, bijaksana, dan berdaya.

Screenshot

Membantu Generasi Muda Mengubah Narasi Diri

Karisha tidak hanya aktif di dunia akademis, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial dan kepemimpinan. Sebagai seorang public speaker, ia berbagi ide-ide inspiratif mengenai pengembangan diri dan pemberdayaan. Pada tahun 2020, Karisha mendirikan platform Grow with Books, sebuah inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan literasi dan pengembangan pribadi melalui membaca.

Pencapaian luar biasa diraih Karisha antara lain menjadi Juara 1 Presentasi Proyek di Asia Women SDG’s Convention 2021, Honorable Mention UNESCO di Empowered Youth Assembly Model United Nations, Most Outstanding Delegate IMF di Asia World Model United Nations, Ditetapkan sebagai Global Goals Action Ambassador di Global Goals Summit 2020, Finalis Pertukaran Pelajar Antar Negara DKI Jakarta 2019, Pembicara TEDx Youth @SWA, Delegate di Future Leaders Congress United Nations Economic & Social Commission for Asia and The Pacific, Finalis Abang None Jakarta Barat 2016.

Karisha juga menerima anugerah Gelar Kebangsawanan dari Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dengan gelar Nyai Mas Tumenggung Putri Widyasworo, S.E., M.M. Gelar tersebut tidak hanya menjadi simbol kehormatan, tetapi juga tanggung jawab untuk terus membawa nilai, menjaga warisan budaya, serta menginspirasi generasi muda melalui karya dan perannya di ruang publik.

Menandai langkah penting dalam perjalanannya, Karisha resmi menyandang gelar Puteri Indonesia DKI Jakarta 3 pada tahun 2023. Lebih dari sekadar meraih gelar tersebut, Karisha memaknai pencapaiannya sebagai refleksi dari proses panjang yang membentuk dirinya. Baginya, kemenangan sejati adalah kemampuan untuk bangkit dan tumbuh menjadi versi diri yang lebih kuat. Perjalanannya menjadi bukti nyata dari growth mindset yang ia gaungkan—bahwa setiap tantangan adalah ruang untuk berevolusi.

Melalui advokasi “Change Your Words, Change Your Mindset”, Karisha mendedikasikan dirinya untuk membantu generasi muda mengubah narasi diri dari keterbatasan menjadi kemungkinan tanpa batas, serta membangun pola pikir yang memberdayakan dalam menghadapi setiap fase kehidupan.

Lebih dari sekadar peran dan pencapaian, Karisha merepresentasikan sosok perempuan modern yang selaras antara visi, nilai, dan aksi nyata. Dengan kehadirannya, ia tidak hanya membawa citra yang anggun, tetapi juga substansi yang berdampak.

Karisha percaya bahwa kekuatan sejati seorang perempuan terletak pada kemampuannya untuk terus berkembang, menginspirasi, dan membuka jalan bagi orang lain untuk turut bertumbuh bersamanya.

Perjalanan Karisha menuju Puteri Indonesia DKI Jakarta 3 2023 tidak hanya membentuk pencapaian, tetapi juga menempa jati dirinya melalui proses yang dijalani dengan kemandirian dan kesadaran penuh akan arah yang ia bangun sendiri. Tanpa banyak bergantung pada faktor eksternal, ia mengandalkan disiplin tinggi, konsistensi, serta standar yang ia tetapkan secara sadar. Dalam proses tersebut, Karisha tidak hanya menguji ketangguhan dan komitmennya, tetapi juga membentuk identitas yang kuat dan terarah. Dari perjalanan ini, ia memahami bahwa kekuatan terbesar terletak pada pola pikir—bagaimana seseorang memaknai tantangan dan membangun narasi dirinya.

Berangkat dari refleksi pribadi dan kepeduliannya terhadap pengembangan generasi muda, Karisha menulis buku berjudul “Unlock Your Growth Mindset: Transformasi Berawal dari Pikiran” sebagai panduan untuk membantu individu membangun cara berpikir yang lebih konstruktif dan berdaya. Buku ini tidak hanya menghadirkan perspektif, tetapi juga pendekatan yang aplikatif dalam mengubah pola pikir dari keterbatasan menjadi peluang. Buku tersebut telah resmi diluncurkan pada tahun 2025 bersama Gramedia, sebagai langkah konkret dalam memperluas dampak yang ia bawa. FAY

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top