MajalahKebaya.com, Jakarta – Penampilan yang sedap dipandang mata adalah idaman banyak orang terutama kaum hawa. Penampilan fisik yang apik apalagi ditunjang dengan kualitas diri yang menarik seringkali membuka peluang lebih baik untuk meraih kebaikan.
Komitmen untuk menyalurkan dan mengembangkan passion yang dimiliki, membuat Nita Puspa Sari, salah satu womanpreneur berbakat Indonesia, meluncurkan bisnis di bidang kecantikan yang bertajuk Nita Sulamalis. Bisnis yang menyediakan jasa Semi Permanent Make Up, Nail Art, Waxing dan IPL (Intense Pulse Light) for Underarm, yang berlokasi di Golf Island Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.
Semi Permanent Make Up (SPMU) dikenal sebagai prosedur kecantikan yang menanamkan pigmen ke lapisan kulit bagian atas untuk menciptakan efek riasan yang tampak alami dan tahan lama. Berbeda dengan tato tradisional yang menembus lapisan kulit dalam secara permanen, SPMU hanya bersifat sementara karena pigmen akan memudar seiring waktu.
“Saya menyukai bidang kecantikan, terutama Semi Permanent Make up, saya senang bisa membantu orang terlihat lebih cantik, tampan dan menarik. Ini dapat juga mempersingkat waktu dalam berdandan karena zaman now orang suka kepraktisan namun tetap harus terlihat natural,” ujar wanita kelahiran Malang Jawa Timur ini.

Inovasi Kecantikan Berteknologi Mutakhir
Di klinik kecantikan miliknya, Nita menyediakan berbagai pilihan upgrade penampilan yang didukung teknologi canggih sehingga membuat perubahan menjadi jauh lebih baik dalam proses maupun hasil. Salah satunya adalah teknologi Pico Laser yang memungkinkan penghapusan tatto secara lebih aman dan efisien. Semetara itu Semi Permanent Make up (eyebrow, eyeliner, lips) adalah salah satu layanan untuk membuat pola untuk keselarasan wajah yang berdasarkan Feng Shui untuk meningkatkan aura dan energi positif. Dalam kaidah Feng Shui Wajah, bentuk dan posisi alis ternyata dianggap ikut memengaruhi kepribadian dan nasib seseorang.
Selain itu, Nita selalu berinovasi agar produk yang ia sediakan harus berkualitas tinggi sehingga cocok untuk berbagai jenis kulit, aman dan tidak merusak kulit. Nita selalu membuka diri terhadap berbagai wawasan dan ilmu baru terutama di bidang kecantikan. “Kejarlah ilmu sampai ke negeri China” bukanlah sekedar peribahasa bagi Nita. Kenyataannya ia memang mengejar banyak ilmu hingga ke berbagai penjuru dunia, sebutlah China, Korea, Philipina, Taiwan hingga Italia telah demi mendapatkan ilmu-ilmu yang akan mendukung perkembangan usaha dan kariernya.
“Saya berusaha terus belajar, berinovasi, menjadi lebih baik dan memberikan yang terbaik yang saya bisa berikan kepada tim maupun customer,” ujar wanita cantik lulusan Universitas Pelita Harapan ini.

Insipirasi Memacu Motivasi
Terinspirasi dari Sang Ibunda yang penuh kasih sayang terlebih untuk anak-anaknya, Nita menjadi pribadi yang berusaha melihat segala hal dari sisi baik dan selalu bersyukur. “Doa Ibu yang selalu mengalir setiap hari sungguh memberi saya semangat. Beliau juga terampil menjadi ibu sekaligus teman terbaik untuk anak anaknya,” ungkap Nita bangga.
Sosok lain yang juga mengisnpirasi Nita adalah Lisa Ayodhia, Pendiri dan Ketua Umum Yayasan Duta Indonesia Maju. Baginya, Lisa Ayodhia adalah sosok wanita yang tangguh, tegas dan bersemangat. “Beliau sangat bersemangat dalam mengajak para perempuan dalam menggali dan memaksimalkan potensi yang dimiliki, beliau juga sangat aktif dalam berbagai kegiatan sosial,” ungkapnya.
Dari kedua wanita tersebut Nita semakin termotivasi untuk memacu bisnisnya yang ia tujukan untuk dapat bermanfaat bagi banyak orang terutama para wanita. Dalam hidup, Nita merasa beruntung bisa dipertemukan dengan banyak orang-orang baik. Seperti ketika usahanya awal dibuka, Nita dan tim belum terlalu aktif melakukan promosi marketing namun banyak saja customer baru berdatangan yang akhirnya menjadi pelanggan di bisnisnya. Ternyata itu adalah buah dari kualitas yang dilakukan Nita dan timnya sehingga promosi datang murni dari testimoni mulut ke mulut. Ke depan, ia terus berusaha memajukan bisnisnya dengan cara bertemu banyak orang dan menyerap seamakin banyak ilmu dari manapun.
Sebagai ibu tunggal dari seorang anak berusia 5 tahun, Nita berusaha membagi waktu dalam hidupnya dengan efisien. Berbagai kegiatan termasuk kegiatan bisnis, keluarga atau komunitas ia rencanakan dengan cukup saksama. Dalam seminggu Nita selalu meluangkan waktu khusus untuk sekadar hangout bersama sang buah hati. Untuk acara acara sekolah maupun acara lainnya ia selalu berusaha menyempatkan hadir untuk anaknya. Acara favorit keluarga Nita adalah berkumpul untuk sekadar minum kopi atau makan siang dan makan malam sambil ngobrol hangat bersama. “Kalau untuk me time saya sendiri cukup dengan duduk santai mendengarkan musik sambil minum kopi favorit,” umgkapnya tersenyum. AP
