Profil

Cindi Femi, Dari Hobi di Sela Kerja Kantor ke Kuas Makeup yang Dipercaya Pejabat

MajalahKebaya.com, Jakarta – Di balik riasan minimalis nan flawless yang dicintai kliennya, Cindi Femi atau akrab disapa TehCin menyimpan perjalanan panjang tentang ketekunan, keberanian mengambil risiko, dan kecintaan yang tak setengah-setengah pada dunia makeup.

Suasana riuh rendah backstage sebuah event besar di luar negeri pada 2017. Cindi Femi, saat itu masih seorang freelance di sebuah perusahaan Event Organizer (EO), sibuk memastikan segala detail. Bukan sebagai makeup artist (MUA), tapi sebagai pelaksana acara. Namun, perhatian tajam seorang pejabat wanita Indonesia justru tertuju pada alisnya yang rapi bak hasil sulam. “Cin, alis kamu bagus, kamu sulam alis ya?” tanyanya. Dengan santai, Cindi  menjawab, “Iya Bu, sulam setiap pagi sehabis mandi alias ngukir sendiri.” Percakapan ringan itu menjadi pintu tak terduga yang mengubah hobinya menjadi karier serius.

Perjalanan TehCin dalam dunia kecantikan berawal jauh sebelum momen tersebut. Di tahun 2013, ia adalah seorang staff promotion pada Divisi Marketing sebuah mall di Jakarta Selatan. Sebagai wanita yang sangat memerhatikan penampilan, hobinya berdandan (makeup daily) tumbuh menjadi keinginan yang kuat untuk mendalaminya. Jadwal kerja yang padat tak dijadikan halangan. Setiap hari libur ia manfaatkan untuk mengambil kelas makeup dengan MUA ternama, didukung sepenuhnya oleh Sang Ibu baik secara moral maupun finansial.

“Bekerja di dunia EO adalah sekolah kehidupan yang luar biasa. Saya belajar banyak hal, mengenal banyak orang, dan dapat ilmu baru tentunya,” kenang TehCin tentang keputusannya resign dari kantor pada 2017 dan banting setir ke dunia event. Namun, tak disangka, dunia EO justru membawanya kembali ke passion utamanya: makeup.

Setelah percakapan tentang alis di luar negeri, sang pejabat tersebut memintanya untuk merias wajah untuk acara pelantikan jabatan. Dengan grogi namun penuh keyakinan, TehCin menerima tantangan itu. Hasilnya? Riasan minimalis ala TehCin sukses memuaskan klien pertamanya yang istimewa itu. Kepuasan itu menjadi promosi alamiah terbaik. Order makeup pun mulai berdatangan, dengan ciri khas “clean look, no medok-medok” yang menjadi signature dari TehCin.

Kariernya sebagai MUA sempat tertunda di 2021 ketika ia memutuskan fokus mendirikan bisnis EO sendiri. Kesibukan yang padat membuatnya harus memilih. Namun, passion itu tidak pernah benar-benar padam.

Kisah TehCin adalah potret wanita urban yang gigih. Ia membuktikan bahwa passion bisa dimulai dari manapun—dari meja kantor, dari sela-sela jadwal event, bahkan dari sebuah pujian sederhana. Baginya, makeup bukan sekadar tentang kecantikan wajah, tapi juga tentang kesabaran, ketekunan, dan hubungan personal yang terbangun dari satu kuas ke wajah lainnya. Kini, meski tengah membesarkan bisnis EO dan menjadi supplier sayur, buah dan groseries di beberapa hotel & resto, nama TehCin tetap harum di kalangan klien setianya yang percaya pada sentuhan minimalis dan kecantikan yang natural. Ia adalah bukti bahwa segala sesuatu yang dilakukan dengan sepenuh hati, bahkan hobi di sela waktu pun bisa membawa kita ke panggung yang tak pernah terbayangkan.

Satu quotes yang paling disukai Cindi Femi: ‘Knowledge is Power’ The More You Learn, The Better You Will Be..!!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top