Cover Story

Hj. Niken Larasati, SE, Lebih Suka Turun ke Tengah Masyarakat

MajalahKebaya.com, Jakarta – Getol Perjuangkan Kesetaraan Gender

Kesetaraan gender di Indonesia masih harus dikawal mengingat masih banyak pihak yang memandang rendah atau mengganggap perempuan tidak mampu melakukan sesuatu seperti yang bisa dilakukan pria. Stereotip seperti ini sangat ditentang oleh  Hj. Niken Larasati, SE, bahkan sebelum ia menjadi Anggota DPRD Kendal. Perjuangan dan keberpihakannya pada kesetaraan hak-hak perempuan ditunjukkannya dalam setiap kesempatan, terutama kini sebagai Anggota Dewan.

 “Padahal wanita bisa melakukannya. Saya paling tak suka kalau perempuan dipandang sebelah mata, selalu diragukan kemampuannya yang membuat ruang gerak bagi perempuan kurang, saya tak suka itu. Saya harus memperjuangkan bahwa laki-laki dan perempuan punya hak  dan kesempatan yang sama dalam bidang apapun!” tegas Niken.

Tidak hanya masalah perempuan, Niken juga sangat peduli dengan persoalan-persoalan yang sering menimpa rakyat kecil. Ia lebih banyak turun ke tengah masyarakat, membaur, menyaksikan, dan mendengarkan langsung keluhan-keluhan dan persoalan di masyarakat. “Saya suka tantangan, suka mencari sesuatu yang beda,  dan  terus memperjuangkan masalah perempuan terutama dalam menuntut persamaan haknya dengan laki-laki, dan persoalan-persoalan yang sering dihadapi masyarakat,” ujarnya tegas.

Sebagai Angota Dewan, Niken sering menerima aspirasi langsung masyarakat tentang berbagai hal, tak cuma masalah perempuan tapi juga masalah sosial seperti BPJS. “Saya  sering menerima keluhan masyarakat terhadap layanan BPJS, seperti susahnya mendapat kamar saat akan dirawat, sulitnya mendapatkan Rumah Sakit, dan sebagainya.  Saya berusaha menghubungi lembaga terkait dan membantu menyelesaikan masalah mereka. Saya puas dan bangga jika bisa menyelesaikan masalah-masalah yang dialami masyarakat terutama masyarakat kecil,” tambah wanita kelahiran  Magetan, 30 September ini.

Responsif Terhadap Persoalan Masyarakat

Ibu dari  Sriwijaya dan Chudlori ini memang dikenal wanita yang tak bisa diam. Ia selalu aktif di mana pun terlebih suaminya H. Benny Karnadi, S.Ag menjabat sebagai Wakil Bupati Kendal yang tentunya lebih banyak turun ke masyarakat. Untuk kegiatan yang satu ini Niken paling suka. “Saya tidak suka duduk di belakang meja, saya lebih suka terjun langsung ke masyarakat untuk melihat berbagai problema yang terjadi di masyarakat, saya juga tahu infrasruktur apa yang perlu mendapat perhatian, dan sebagainya,” ujar Niken. 

Semangat dan dedikasi Niken sejalan dengan sang suami yang lebih suka turun ke masyarakat. Ia pun seperti mendapat energi yang besar untuk terus berkiprah di tengah masyarakat. “Istilahnya, saya dan suami itu se-frekuensi!” tambah Niken yang juga aktif di beberapa ormas dan orsospol.

Niken memang sudah suka berorganisasi sejak kecil. Bahkan saking aktif dan pintarnya ia selalu menjadi Ketua Kelas saat di SD, SMP maupun SMA. Jiwa kepemimpinan yang telah dimilikinya sejak usia belia menjadi modal utama  baginya ketika menduduki posisi pemimpin saat ini. Niken tak canggung lagi menjadi Ketua TP PKK Kabupaten Kendal,  Ketua PC Muslimat NU Kabupatdn Kendal, Ketua Tim Posyandu Kabupaten Kendal,  Pengurus PW Muslimat NU Jawa Tengah dan sederet kegiatan lainnya.

Berkegiatan di bidang politik maupun sosial memang sudah merupakan bagian hidup Niken. Hal ini dilakukan karena ia ingin mengabdikan dirinya pada masyarakat. ”Saya akan membantu apa yang bisa saya bantu!” tegas Niken. Untuk itulah ia selalu memilih kegiatan yang tujuannya lebih pada membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Aktivitas yang padat membuat Niken jarang punya waktu untuk libur Sabtu maupun Minggu di rumah. Untungnya kedua anaknya di pesantren sehingga mereka tak menuntut banyak, sehingga sebagian besar waktunya bersama masyarakat. Kecuali kalau ada rapat paripurna, Niken pasti akan hadir di gedung Parlemen. “DPRD itu kan menyerap aspirasi masyarakat, jadi kalau kita tidak terjun ke lapangan kita tidak tahu apa yang terjadi maupun yang diinginkan masyarakat,” jelas Niken.

Banyak persoalan yang ditemui Niken ketika ia turun langsung ke masyarakat. Seperti ada jembatan desa yang kurang layak dilintasi karena sudah rusak, ada Sekolah Dasar yang akan roboh karena bangunannya rapuh, rumah-rumah yang tak layak huni, dan sebagainya. “Semua itu kan masukan buat kita agar dibenahi,” ungkap Niken.

Jaga Keseimbangan dengan Me Time dan Doa

Aktivitas yang padat, tanggung jawab yang berat pasti melelahkan, bahkan terkadang stress. Agar tetap bugar dan semangat, Niken cukup beristirahat dengan nyaman di rumah. “Kalau sedang suntuk atau stres, saya memilih tidur di rumah, tidak ke mal atau belanja-belanja  kayak orang-orang, bagi saya tempat ternyaman adalah rumah,” ucap Niken yang sangat terinspirasi sosok-sosok perempuan smart, aktif, ulet dan berani.

Selain itu, di balik kelemah-lembutannya, Niken ternyata punya hobi menarik yakni suka off road. Biasanya bersama suami naik motor trail ke tempat-tempat menarik, masuk hutan, menelusuri jalan-jalan sepi.  Kadang-kadang dilakukan bersama komunitasnya, yang kebetulan Niken menjadi pengurus pada organisasi tersebut.

Tidak lupa, Niken selalu mensyukuri semua nikmat hidup, termasuk kesehatan, yang diberikan Allah SWT kepadanya. “Saya bersyukur pada Allah karena diberi nikmat sehat yang luar biasa,” ungkapnya.

Niken selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Ia selalu berserah diri kepada Allah SWT atas apa yang dilakukannya dan apa yang akan didapatnya. Begitu pun dengan langkah dan rencana ke depan, ia lebih banyak menyerahkan pada Allah SWT.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top