Profil

Pramita Ambar Sari Pane, UMKM Kuat Penopang Ekonomi Bangsa

MajalahKebaya.com, Jakarta – Menghadapi krisis global saat ini, salah satu langkah dan strategi Pemerintah adalah memperkuat UMKM. Telah terbukti selama beberapa kali kita mengalami krisis, UMKM tampil sebagai penyelamat ekonomi bangsa dengan kontribusi yang sangat signifikan. Kali ini pun, peran UMKM akan mampu sebagai garda terdepan, tentu saja dengan dukungan penuh dari seluruh elemen bangsa, terutama Pemerintah, swasta, dan masyarakat. Hal ini mengingat masih banyak dan besarnya kendala (tantangan) yang dihadapi usaha mikro kecil di Indonesia, terutama akses permodalan dan dukungan Pemerintah. Demikian disampaikan Pramita Ambar Sari Pane dari fakta dan pengalaman yang ditemuinya selama mendampingi suami tercinta, Anggota DPR RI Didik Mukrianto, ketika turun langsung ke tengah masyarakat.

“Agar pertumbuhan dan perkembangan UMKM semakin maju, salah satu hal penting yang perlu disolusikan adalah akses permodalan, misalnya dengan memudahkan UMKM mendapatkan kredit usaha dari bank dengan syarat-syarat yang ringan. Selanjutnya menurut saya, kalau bisa Pemerintah jangan terapkan pajak yang tinggi kepada UMKM, terutama usaha-usaha rumahan seperti yang dilakukan para perempuan dari rumahnya,” ungkap Ibunda dari Ryzki Aufa Helmi Rachmansyah (kuliah), Callista Aliya Sari (kuliah) dan Cleo Nabila Sari (kuliah) ini.

Usaha-usaha mikro yang dilakukan dari rumah sangat membantu masyarakat kecil dalam menopang ekonomi keluarganya. Menurut Mita, usaha-usaha  seperti ini harus didukung agar bisa berkembang. Meskipun tanpa perlu modal besar, tanpa harus menyewa lahan usaha, dan mereka bisa berbisnis dari rumah, tetap harus dibantu, didorong, didampingi agar usahanya bertumbuh dan berkembang. Dengan demikian UMKM bisa menjadi kekuatan untuk mengatasi krisis, dan tentu saja mengatasi masalah pengangguran, serta ekonomi nasional akan terjaga stabil.

Karena itu, lanjut Mita, tidak hanya permodalan dan dukungan kebijakan Pemerintah, hal yang juga sangat penting dilakukan adalah pemberdayaan dan pelatihan UMKM serta akses pasar yang luas. Dengan adanya pemberdayaan dan pelatihan, akan tumbuh banyak entrepreneur yang kreatif dan inovatif serta memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional. Pemahaman pasar dan penguasaan teknologi bagi UMKM juga merupakan keharusan sebagai pengusaha, terutama bagaimana memanfaatkan perkembangan teknologi secara optimal baik dalam produksi, proses produksi, hingga promosi dan pemasaran.

“Tampilan produk misalnya, mungkin dengan packaging yang menarik, sambil terus menciptakan konten-konten kreatif dalam promosi di dunia maya, terutama medsos, sehingga produk-pruduk kita semakin dikenal luas,” tutur Mita.

Perempuan Berdaya Keluarga Sukses

Peran perempuan dalam keluarga, sebagai istri dan ibu, adalah mendampingi, mendidik, dan mempersiapkan anak meraih prestasi baik di bangku sekolah secara akademik maupun prestasi dan pengembangan diri sesuai talenta atau bakat yang dimiliki anak; serta memberikan dukungan penuh kepada suami dalam menapaki dan meraih kesuksesan dalam karier. Kesuksesan utama bagi perempuan adalah kebahagiaan keluarga dan harmoni selalu terjaga. Bagi Mita, itu adalah tugas seorang perempuan yang tidak mudah namun mulia.

Karena itu, Mita menekankan pentingnya kebersamaan dalam keluarga. Kedekatan baik secara fisik maupun emosi dengan anak dan suami, serta keluarga besar sangat penting. “Salah satu hal yang paling mendasar yang harus saya pastikan terjamin dalam keluarga adalah kesehatan. Kesehatan bukan hanya tentang merawat kecantikan dan memiliki tubuh yang bugar, tetapi mental harus tetap stabil apalagi menghadapi rutinitas yang terkadang memberikan tekanan. Kebutuhan me time bersama keluarga menjadi tips untuk menjaga kesehatan mental dan membangun hubungan emosional yang erat bersama anak-anak.”

Mita selalu berusaha menanamkan pola hidup sehat dalam keluarganya. Misalnya, sering melakukan kegiatan fisik bersama, seperti berjalan kaki, padel, pilates, yoga, bersepeda atau berenang. Ia juga berupaya untuk menyediakan makanan sehat di rumah dan mengajarkan anak-anak tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh sejak dini. Mita percaya kebiasaan sehat yang baik harus ditanamkan sejak usia muda.

“Saya merasa penting untuk menjaga keseimbangan antara fisik, mental dan emosi. Apalagi saat ini saya sudah mendekati usia 50 tahun. Saya berusaha untuk mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga dan tidur yang cukup. Saya juga mempraktikkan mindfulness dan menjaga hubungan positif dengan orang-orang di sekitar.”

Hal yang tidak pernah diabaikan Mita, adalah memberikan dukungan penuh bagi sang suami dalam aktivitasnya sebagai Anggota Dewan. Ia selalu mempersiapkan kebutuhan suami, selalu mendukung dan menyemangati suami di setiap aktivitasnya dan yang terpenting selalu mendoakan yang terbaik dan selalu dalam perlindungan Allah Subhanahu Wata’ala. “Saling mendukung, menghargai dan memberikan kebahagiaan satu sama lain dalam keluarga merupakan kunci dan trik sederhana untuk menjaga kesehatan mental yang berpengaruh terhadap kecantikan dan kebugaran fisik,” ujarnya yakin.

Mita juga masih meluangkan waktu untuk bersosialisasi dengan sahabat, rekan, kerabat, dan komunitas. Selain itu, ia bergabung sebagai anggota PIA (Persatuan Istri Anggota Dewan) sehingga sering mengikuti kegiatan baksos dan kegiatan-kegiatan sosial kemanusiaan lainnya ke daerah-daerah di Indonesia bersama anggota PIA yang lain.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top