MajalahKebaya.com, Jakarta – Kesuksesan bagi womanpreneur cantik, pemilik usaha kuliner sehat Dapur Sehatku, Fitriana, atau akrab disapa Nana, bukanlah sesuatu yang instan didapat, melainkan sebuah pencapaian melalui perjuangan panjang dan kerja keras yang dilandasi komitmen dan visi yang secara konsisten dipegang teguh. Begitupun dengan UMKM, terutama yang dilakoni perempuan, agar berdaya saing tinggi dan sukses di tengah ketatnya persaingan, terutama dalam menghadapi krisis ekonomi global saat ini, menurut Nana, perlu memiliki strategi yang kuat, seperti diversifikasi produk, meningkatkan kualitas, memanfaatkan teknologi digital secara optimal, terus melakukan inovasi, serta fokus dan komitmen pada tujuan dan visi. Selain tentunya, dukungan Pemerintah sangat penting dalam memberikan akses ke pendanaan dan pelatihan.
“Saya menghadapi persaingan dengan terus meningkatkan kualitas produk dan pelayanan, serta memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas usaha. Saya juga percaya bahwa kerja sama tim dan komunikasi yang efektif sangat penting untuk mencapai kesuksesan,” kita Nana.
Pengetahuan dan pengalaman Nana dalam bidang teknologi, memberikan banyak kemudahan bagi perkembangan bisnisnya. Ia menekankan pentingnya pelaku UMKM melek teknologi, seperti pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligent – AI) yang saat ini sangat banyak digunakan. AI, menurutnya, menawarkan berbagai manfaat signifikan bagi UMKM. Antara lain dapat meningkatkan efisiensi operasional, personalisasi pengalaman pelanggan, serta mendukung inovasi produk dan pemasaran. AI dapat menganalisis data bisnis, data pasar untuk mengidentifikasi tren baru, preferensi konsumen, dan peluang bisnis, membantu UMKM dalam pengembangan produk yang inovatif. Bahkan, dapat mendeteksi dan mencegah penipuan, melindungi UMKM dari kerugian finansial. Artinya dengan memanfaatkan AI, UMKM dapat meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing mereka di pasar yang semakin kompetitif.
Memiliki pengalaman dan wawasan yang luas di berbagai bidang, seperti politik, renewable energy, teknologi, bisnis, dan medis, menjadikan wanita kelahiran Bandar Lampung, 24 Februari ini, semakin tangguh dalam mengembangkan bisnis kuliner dengan brand Dapur Sehatku, yang saat ini menjadi salah satu fokus utamanya. Sebelumnya, Nana menjabat sebagai CMO di perusahaan teknologi dan Group Head di Rumah Sakit Siloam BIMC Group. Sekarang, selain Dapur Sehatku, ia juga kembali terjun ke dunia industri IT dan pertambangan.
Jiwa juang dan entrepreneurship yang sangat kuat dalam diri Nana, menjadi bekal sekaligus motivasi diri untuk terus berkarya dan memberi manfaat bagi banyak orang. Ia sudah menekuni dunia bisnis sejak dari bangku kuliah dan terjun di dunia IT selama kurang lebih 10 tahun. Nana pernah terjun di dunia medical tourism di Bali, sebuah langkah yang sangat membanggakan karena bisa membawa nama Indonesia sebagai salah satu pilihan medical tourism dan bisa berkompetisi dengan negara lain seperti Australia, Korea, Bangkok dan Istanbul.

Bagi Nana, perjalanan menuju kesuksesan itu harus diperjuangkan dengan tekun dan kerja keras, serta tidak gampang menyerah. “Kunci sukses saya adalah fokus pada tujuan dan visi, serta kerja sama tim dan komunikasi yang efektif. Saya juga percaya bahwa inovasi dan kualitas produk sangat penting untuk mencapai kesuksesan,” ungkapnya.
Satu prinsip yang juga selalu ditanamkan dalam diri, dan bagi Nana itu adalah motivasi sekaligus inspirasi terkuatnya dalam menjalankan bisnis, yaitu menjadikan diri bermanfaat bagi banyak orang. “Saya sangat terinspirasi oleh pengalaman selama masa Covid-19 , di mana kami memiliki kesempatan untuk membantu rekan medis dan masyarakat yang membutuhkan. Pengalaman ini telah membuat saya lebih termotivasi untuk terus berkontribusi pada masyarakat dan membantu orang-orang yang membutuhkan,” tekadnya.
Dapur Sehatku, Healthy Food Lezat dan Terjangkau
Nana memilih fokus dan konsisten menjalankan usaha healthy food karena merupakan passion dan hobi baking yang dimilikinya. Beragam kreasi healthy food yang bebas gluten, rendah lemak, dan tanpa pemanis gula dibuat Nana bukan saja karena prospek yang cerah ke depan, dengan tingginya peminat dan masih sedikit pesaing, tetapi juga ia ingin berkontribusi nyata untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya dan pola hidup sehat.
Kelebihan dan keunggulan yang ditawarkan Dapur Sehatku, menurut Nana, bukan saja menyediakan makanan sehat dan lezat, namun juga sangat terjangkau dari segi harga, dan mudah diakses oleh masyarakat. “Lebih dari itu, kami juga berkomitmen untuk mendukung upaya-upaya, program-program, atau ajang yang berkaitan dengan kesehatan dan pendidikan di Indonesia,” tegas Nana.
Beberaoa contoh varian yang ditawarkan Nana, yang tentu mengusung tema sehat dengan rasa berkualitas, antara lain: Cake seperti Chocolate Tiramisu, Marble Cake, Lapis Legit, Brownies dan Klepon Cake; aneka kreasi Roti seperti Korean Garlic Cream Cheese Bread, dan Chocolate Almond Babka; hingga Chocolate Melt Cookies. Nana juga berupaya menghadirkan menu-menu yang fresh setiap hari, berdasarkan pesanan customer, dan menawarkan produk unik yang jarang ada di pasaran. Nana juga membentuk komunitas tersendiri untuk yang berkebutuhan khusus dan ingin memiliki gaya hidup sehat.
Meskipun diakui Nana, tidaklah mudah membuat produk healthy food yang benar-benar berkualitas terutama karena ketersediaan bahan baku yang kadang-kadang langka dan harga yang terus naik, namun ia tetap berkomitmen menjaga kualitas dan memberikan yang terbaik bagi konsumen. Ia sempat merasakan kendala ketika harga tepung almond dan pemanis stevia yang tinggi dan susah diperoleh di pasar, ditambah lagi awamnya pengetahuan masyarakat terhadap produk kue sehat. Di sisi lain, menu-menu sehat yang dibuat, melalui proses product development yang cukup panjang, dibutuhkan kreativitas tinggi dan dana yang tidak sedikit untuk mendapatkan produk terbaik.
Khusus untuk produk roti dan cake, Nana menggunakan tepung almond yang kaya akan serat, protein, dan magnesium. Hampir semua produk menggunakan 80% dark chocolate premium dari Belgia dan Prancis. Varian produk beragam, juga menu sehat yang disesuaikan dengan taste masyarakat Indonesia atau sesuai dengan pesanan konsumen. Dan, salah satu cara Nana menjaga kualitas adalah dengan mengutamakan fresh baked setiap hari serta menghindari ready stock karena tepung almond tidak bertahan lama jika customer tidak melakukan penyimpanan dengan tepat.
“Untuk mengatasi kendala-kendala tersebut di atas, saya memanfaatkan digital promotion secara maksimal di sosial media dan semua platform, memprioritaskan kepuasan konsumen, mendukung event-event terkait dengan kesehatan dan pendidikan,” tutur Nana berbagi kiat.
Menurut Nana, peningkatan literasi digital sangat penting. Ia memanfaatkan berbagai alat dan platform digital untuk meningkatkan penjualan dengan melakukan inovasi produk baru dan fokus membentuk pasar makanan sehat yang masih terbilang minim.

“Saya juga kerap berkolaborasi dengan rekan bisnis lain dalam mendukung dunia kesehatan dan pendidikan. Saya berkomitmen menciptakan produk rendah karbohidrat, tanpa gula, tanpa gluten, tanpa turunan susu, rendah kalori dan tinggi serat. Selain itu, halal dan cocok untuk penderita diabetes, kolesterol, autism dan orang yang mempunyai pola hidup sehat,” tegas Nana.
Ke depan, Nana tetap ingin mengembangkan Dapur Sehatku, terutama meningkatkan brand awareness di tengah masyarakat semua lapisan sehingga diharapkan bisa menularkan pemahaman dan kesadaran pola hidup sehat. Ia juga ingin mengembangkan program pendidikan vokasional dan ekosistem inovasi untuk membantu meningkatkan keterampilan dan kompetensi masyarakat Indonesia, khususnya UMKM.
Me Time
Meskipun sibuk dengan berbagai kegiatan, Nana selalu meluangkan waktu, baik untuk memanjakan diri sendiri dengan spa, meditasi, short traveling dan menonton, maupun me time bersama keluarga. “Saya suka menghabiskan waktu luang saya dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat, seperti membaca dan traveling. Ini membantu saya untuk relaks dan meningkatkan kreativitas,” ujar Nana yang sangat menyukai kain wastra karena keindahan dan keunikan desainnya, dan ia memiliki beberapa koleksi kain wastra yang dipakainya pada acara-acara khusus.
