MajalahKebaya.com, Jakarta – Perempuan yang selalu terlihat chic dan serasi dalam pilihan busana, Gabby Lalamentik, selalu menanamkan etos kerja tinggi serta fokus pada tujuan yang ingin dicapai. Konsistensi, tanggung jawab, memiliki kemauan belajar dan tetap mengandalkan Tuhan dalam setiap langkahnya menjadi kekuatan dalam hidupnya yang selalu ia tularkan ke siapa pun.
Menurut Gabby, sebagai seorang perempuan, kecantikan merupakan sebuah anugerah dari Tuhan yang harus dihargai dan dirawat. “Kecantikan bukan hanya penampilan fisik semata, tapi juga tutur kata baik, bersikap ramah, berperilaku baik, selalu berpikir positif, percaya diri, cerdas, serta menghargai orang lain,” ucapnya.
Sebagai salah satu founder Narasi Wastra, Gabby berharap koleksi Narasi Wastra bisa menjadi salah satu pilihan utama wanita Indonesia untuk berkain dan berkebaya. “Kelak Narasi Wastra harus ikut serta mempromosikan Kain Indonesia yang banyak ragamnya ke mancanegara,” katanya dengan mata berbinar.
Keluarga Support System Utama dalam Karier
Tak bisa dipungkiri oleh wanita kelahiran 16 Juni dan berkarier di perbankan ini, kadang-kadang pekerjaan dapat menyita waktu dan pikiran, maka pengertian dan dukungan keluarga sangat dibutuhkan pada saat-saat seperti ini, tapi sebaliknya kadang-kadang kita harus meninggalkan pekerjaan karena ada urusan keluarga yang urgent. “Untuk itu, sebagai ibu yang bekerja, saya berusaha untuk menghabiskan waktu bersama keluarga pada weekend, hadir pada saat dibutuhkan, setiap hari walaupun hanya lewat WA, saya selalu melakukan komunikasi dengan keluarga. Berlibur bersama keluarga dan kita harus memiliki prioritas dan pilihan ada pada kita. Apapun yang saya dan suami lakukan itu semua untuk anak-anak dan keluarga. Sebagai keluarga kita saling menyayangi dan rasa memiliki harus tinggi,” tutur wanita yang hobi baca buku fiksi, travelling dan mempelajari kain Nusantara terutama Batik dan Tenun ini.

Istri dari Budi Siahaan dan ibunda dari Nathania Siahaan (Bachelor of Communications, University of Queensland) dan Ivana Siahaan (Bachelor of Business Management dari University of Queensland) ini, menekankan pentingnya peran seorang ibu. Gabby pun terkenang sosok ibu dan neneknya yang sangat berpengaruh pada perjalanan hidupnya hingga bisa seperti sekarang. “Oma, seorang ibu rumah tangga yang dominan, keras dan disiplin namun saya melihat Oma sangat dicintai oleh keluarga terlebih keluarga Opa. Ibu seorang wanita pekerja yang mandiri dan lebih moderat dan selalu tampil rapi dan menarik. Persamaan dari keduanya adalah kasih sayang yang mereka share dengan keluarga. Pengaruh Oma dan Mami sangat besar pada diri saya dalam menjalani kehidupan saya sebagai ibu maupun wanita bekerja,” lirih Gabby bahagia.
