Cover Story

Felicia Quincy, Tidak Pernah Kehabisan Ide Ciptakan Konsep Fashion Sesuai Kebutuhan Customer

MajalahKebaya.com, Jakarta – Segera luncurkan karya inovatif dan eksklusif terbaru, desainer cantik Felicia Quyncy siap menggebrak pasar dan pecinta fashion Tanah Air. Setelah sukses dalam event yang berlangsung beberapa waktu lalu, dengan tema ‘AURORA’ – Dewi Fajar yang kilau germerlap memancarkan cahaya, Felicia atau akrab disapa Ci Fel, hadir dengan terobosan terbaru mengangkat tema dan konsep yang sangat unik dan menarik, yaitu  gown bernuansa white dan pastel bergaya Italia, dengan sentuhan anggun nan elegan.

“Saya tidak pernah kehabisan ide untuk menciptakan sebuah konsep yang menarik sesuai kebutuhan klien. Karena saya selalu terinpirasi dengan hal-hal yang menarik, eksotik, indah dan unik. Tentu dengan tidak mengabaikan perkembangan tren fashion terkini..saya padu-padankan menjadi karya yang eksklusif,” ungkap wanita energik kelahiran Samarinda 8 September ini dengan semangat.

Rutin Berbagi Positive Vibe

Hobi dan kecintaan Felicia pada dunia fashion telah mengantarnya menjadi seorang desainer yang berbakat. Terjun ke dunia fashion berawal ketika ia membuat karya sendiri berkonsep wedding dress yang ternyata banyak disukai, bukan saja oleh teman-teman dan lingkungan sekitar, tapi ada beberapa dari masyarakat luar daerahnya. Respons yang positif tersebut menyemangati dirinya untuk terus menciptakan karya-karya menarik dan unik. Ia pun sering diundang terlibat dalam beberapa event, bahkan banyak yang mengajak kerja sama. dan kerja sama. Dan, dengan penuh keyakinan Felicia terus mengembangkan potensi diri sehingga kemudian ia membangun brand fashion sendiri, yaitu By Felicia Quincy.

Selain sebagai desainer, Felicia yang hobi writing and journaling ini, juga seorang influencer. Ia senang membagikan semangat positif yang membangun, lewat beberapa quotes yang ia bagikan di media sosial. Ia juga rutin membagikan tips diet sehat, tips transformasi menjadi versi terbaik, menularkan positive vibe atau aura yang menyenangkan dan membangkitkan semangat, karena ia sendiri suka mempelajari hal-hal baru dan menjalankan pola hidup sehat dan rajin berolahraga.

Kunci Sukses

Kesuksesan bagi Felicia membutuhkan mindset yang kuat. “Dari mana pun kita bertumbuh kita tidak boleh tertindas oleh pola pikir biasa. Karena mindset adalah salah satu fondasi hidup kita. Kesuksesan adalah sesuatu yang harus di perjuangkan. Orang yang sukses itu paham tentang “proses” dan orang gagal lebih banyak “protes”. Dan, untuk mencapai kesuksesan kamu harus berani lakukan yang orang lain tidak berani lakukan, salah satunya adalah ‘konsisten’,” tegas Felicia.

Felicia merasa sangat bersyukur sekaligus bangga karena karya-karyanya mendapat pengakuan dari banyak pihak,  respons positif dari masyarakat terus mengalir, dan baginya ini adalah prestasi dan kesuksesan. Ia juga sering diliput beberapa media massa, bahkan tidak sedikit yang menawarkan kerja sama, serta undangan event-event yang menampilkan beberapa karya desainer ternama. “Di sni saya akan terus memberikan yang terbaik dengan terus menciptakan karya-karya terbaik.”

Khusus di era digital ini, kunci sukses menghadapi berbagai tantangan kemajuan teknologi yang sangat pesat dan dinamis, menurut Felicia, adalah memiliki kemauan dan kemampuan untuk beradaptasi agar dapat mengimbangi percepatan dan perputaran era yang berkembang saat ini. “Saya sendiri tidak banyak merasakan tantangan, karena dengan perkembangan teknologi ini semua serba mudah ya. Justru saya mendapatkan momentum selalu melihat peluang yang baik sehingga saya rasanya seperti sebuah mimpi, karya, dan kemampuan tidak terhambat,” ujar Felicia dengan semangat.

Tantangan Perempuan

Sebagai seorang perempuan, Felicia merasa bersyukur karena eksistensinya semakin diperhitungkan, bisa berpartisipasi dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Namun, ia mengakui masih banyak persoalan yang dihadapi perempuan Indonesia yang menghambat perempuan mengekspresikan potensi diri secara optimal. Seperti akses pendidikan dan pelatihan, kurangnya pelatihan vokasi atau keterampilan yang relevan untuk perempuan agar bersaing di dunia kerja; Ketimpangan akses teknologi dan informasi, masih terdapat kesenjangan digital gender, di mana perempuan kurang memiliki/menguasai akses literasi atau kesempatan yang sama dalam memanfaatkan teknologi.

Selain itu, masalah akses terhadap kesehatan dan reproduksi, kurangnya pendidikan seks yang komprehensif, terutama bagi remaja perempuan. Juga beban perempuan dengan peran gandanya seringkali terjebak dalam situasi yang tidak berdaya. “Di era digital ini,saya melihat perempuan sering kali harus menaggung beban ganda yaitu pekerja profesional sekaligus penanggung jawab domestik, dan pengasuhan anak. Perempuan butuh peran pendukung yang mampu memudahkan mereka berkembang seperti tingkatkan layanan penitipan anak dan cuti melahirkan yang layak,” lirih Felicia.

Me Time: Pikirian Positif dan Jiwa Tenang

Bagi Felicia, me time itu sangat perlu dan membantu. Yang pertama dan utama kita harus bisa sayang sama diri sendiri  dulu, karena dengan me time itu tandanya kita memberikan space untuk kesenangan,  kenyamanan dan rasa tenang.

“Sehingga saya selalu meluangkan waktu dan berusaha produktif untuk selalu menjaga kecantikan dan kesehatan saat ini. Dengan berolahraga di setiap aktivitas pagi, dan saya juga melakukan meditasi rutin karena pikiran yang positif dan jiwa yang tenang itu juga dibutuhkan dari dalam. Soal waktu saya selalu fleksibel. Tidak membebankan apapun semua dengan tidak terburu-buru. Semua berjalan dengan baik dan enjoy dalam setiap kegiatan,” ungkap Felicia yang juga aktif berkegiatan sosial setelah sudah selesai dengan beberapa pekerjaannya, dan tentunya dengan berpedoman pada skala prioritas yang sudah dibuat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top