MajalahKebaya.com, Jakarta – Tantangan di era globalisasi dan kemajuan teknologi yang sangat pesat saat ini, terutama di bidang bisnis, sangatlah tidak mudah. Siapa pun pelaku usaha, termasuk UMKM, harus siap menghadapi dinamika dan perubahan zaman yang begitu cepat. Itu pun yang dirasakan pengusaha cantik nan tangguh, Anggie Angelina Yusuf. Meskipun jiwa bisnis yang sudah terasah sejak belia dalam diri, Angelina tetap harus selalu terus belajar, mengasah kemampuan dan potensi yang ada, agar cermat dan tetap eksis, bahkan meraih kesuksesan.
Passion yang begitu besar dalam bidang bisnis, memacu Angelina selalu mencari dan menemukan terobosan-terobosan baru serta peluang-peluang baru yang potensial. Kini, ia meluncurkan produk terbaru parfum dan busana, juga villa yang semakin berkembang di Bali serta money changer. Selain itu, Angelina sedang merintis usaha kecantikan dengan mengeluarkan body lotion.

“Kenapa saya memilih bisnis-bisnis tersebut, karena rata-rata berangkat dari hobi saya dan kebutuhan pasar yang sedang trend. Misalnya fashion, selain karena hobi, menurut saya bisnis fashion ke depan akan berkembang dengan sangat pesat dan tak ada matinya, karena akan selalu dibutuhkan. Apalagi, manusia selalu ingin meningkatkan kualitas hidup, dan untuk itu sangat membutuhkan penampilan yang mendukung,” tegas Angelina.
Namun bagi Angelina, kesuksesan diraih tidak semudah membalik telapak tangan. Ia pun membuktikan dirinya sukses karena nilai-nilai yang selalu dipedomani selama merintis usaha, yaitu kerja keras, smart, kreatif, dan selalu mencoba hal baru. Selain itu, Angelina sangat mengutamakan keunggulan produk dengan harga terjangkau tapi tetap eksklusif, dalam setiap bisnis yang dijalankannya.
Sebagai pelaku UMKM, Angelina merasa sangat siap bersaing, baik di tingkat domestik maupun internasional. “UMKM kita sangat siap bersaing karena memiliki potensi yang besar, dengan catatan mendapat dukungan dari semua stakeholder, mulai dari kebijakan dan dukungan Pemerintah, para pelaku usaha, dan masyarakat sebagai konsumen yang cinta dan loyal pada produk dalam negeri. Juga kampanye yang terus menerus dilakukan untuk menaikkan citra produk dalam negeri,” ungkap Angelina yang mengakui tantangan terbesar adalah kualitas produk dan pasar yang semakin terbuka dan selektif.
Jiwa Entrepreneur Terasah Sejak Muda
Sejak remaja Angelina sudah mengasah kemampuan dan jiwa wirausahanya. Ia pernah merintis beberapa jenis usaha, sejak sebelum menikah. Mulai dari bisnis kecantikan dan kesehatan seperti sulam alis, franchise Bambu Spa; bisnis fashion seperti butik pakaian, tas, kain daerah, dll; hingga bisnis sewa alat komunikasi untuk keperluan event atau kebutuhan perusahaan seperti walky-talky (HT).

Karakteristik pekerja keras, mandiri, dan gigih Angelina adalah berkat gemblengan dan didikan keras orang tuanya. Terutama Sang Ayah yang adalah seorang tentara (Angkatan Laut RI), yang mendidiknya dengan penuh kedisiplinan dan kerja keras. Semua nilai-nilai itu kini membentuk pribadi Angelina sebagai seorang pebisnis tangguh dan sukses. Bahkan, ia tidak pernah berhenti mengeksplor semua potensi dalam dirinya, termasuk bidang-bidang lain di luar bisnis.
Paras dan penampilan yang cantik dan luwes, disertai jiwa seni yang kuat, mendorong Angelina menjajal dunia seni dan entertainment. Ia bahkan bisa menorehkan prestasi yang cukup membanggakan. Wanita kelahiran Surabaya, 2 Januari ini, sempat menjajaki bidang modeling seperti menjadi model untuk beberapa majalah, ikut bermain dalam beberapa sinetron, berpartisipasi dalam acara-acara hiburan di televisi, serta menjadi bintang iklan untuk produk-produk kecantikan dan kesehatan.
Kembangkan Passion di Bidang Bisnis
Sebagai anak pertama, tentu tumpuan harapan orang tua sangat besar pada Angelina, agar ia bisa memikul beban tanggung jawab sebagai penerus dalam keluarga, terutama terhadap adik-adiknya. Sang Ayah pun ingin dirinya menjadi tangguh dan mandiri, meskipun ia seorang perempuan.
“Saya memang dididik sangat keras oleh Papa. Mungkin karena saya anak pertama dari tiga bersaudara, jadi beliau menginginkan saya bisa diandalkan, mandiri, tangguh dan bertanggung jawab, terutama terhadap adik-adik saya. Papa menginginkan saya juga bisa masuk Angkatan seperti beliau tapi karena saya merasa tidak kuat akhirnya saya lebih memilih berbisnis saja,” kenang Angelina sambil tersenyum.
Setelah menamatkan pendidikan Sekolah Pramugari, dan sempat menjadi pramugari Garuda, Angelina meneruskan kuliah Hukum. Agar tidak mengecewakan ayahnya, ia pun mengikuti keingingan Sang Papa mengambil pendidikan Polwan, yaitu Akademi Kepolisian, sambil tetap kuliah Hukum. Namun, karena merasa tidak kuat, Angelina akhirnya tidak melanjutkan sekolah Kepolisian.
Rupanya panggilan jiwa Angelina lebih kuat ke ranah kiprah Ibunda tercinta, yang adalah seorang kontraktor. Ia pun mulai mengikuti Sang Mama, dan mempelajari banyak hal tentang dunia kerja dan bisnis. Angelina sangat bersemangat terjun di dunia bisnis, meskipun masih dalam skala kecil-kecilan kala itu. Ia merasa di bisnis lah passion-nya yang paling kuat. Bahkan dari bisnis-bisnis yang dijalankannya, ia bisa memenuhi keinginan dan kebutuhannya sendiri, seperti membeli mobil sendiri dan berbagai keperluan pribadinya.
Seiring waktu berjalan, begitu banyak peluang bisnis yang bisa ditangkap Angelina, sehingga ia dengan semangat menjajal beberapa jenis usaha. Mulai dari usaha kuliner dengan mendirikan resto bersama beberapa teman, bisnis sulam alis dengan modal sendiri, usaha fashion dengan membuka butik yang menyediakan pakaian, tas yang didatangkan dari para pengrajin Bali, kain tenun daerah seperti songket Palembang dari para pengrajin di sana, usaha franchise Bambu Spa yang berlokasi di Scientia Park Serpong.
Angelina juga membangun villa di Bali dengan brand Villa Angelina. Tentu ia sudah memperhitungkan prospek bisnis sewa villa ke depan, terutama Bali merupakan destinasi wisata yang tidak ada matinya. Selain itu, Angelina tetap konsen mengembangkan bisnis café-nya yang sudah berjalan.
Satu hal yang sangat dibanggakan Angelina, semua usaha yang dijalankannya hingga saat ini, tidak mengandalkan modal dari siapa pun, tapi dari tabungannya sendiri. Sebagai seorang wanita, ia merasa harus bisa mandiri, tangguh, dan selalu kreatif menciptakan peluang-peluang baru dalam bisnis, agar dalam keadaan apa pun tidak perlu bergantung pada orang lain.
Hadirkan Parfum Taste Berkelas Harga Terjangkau
Kegemaran Angelina pada parfum menjadikan dirinya sangat paham tentang aneka jenis wewangian parfum. Ia pun mengoleksi berbagai jenis parfum, dari harga yang biasa-biasa saja, sampai yang berharga puluhan juta Rupiah. Ketika berkesempatan ke luar negeri, tidak lupa Angelina selalu membeli parfum. Koleksinya pun semakin banyak dari beraneka ragam jenis parfum. Sampai suatu titik terbersit dalam pikirannya untuk membuat parfum sendiri dan menjadikan itu sebagai lahan bisnis baru.
Angelina ingin menampilkan sesuatu yang beda dan istimewa. Karena itu, ide bisnis kreatif yang sudah lama ia pikirkan menjadi konsep berbisnis parfum. Yaitu, menciptakan jenis parfum yang terinspirasi dari taste parfum mahal, baik dari segi aroma maupun packaging, namun dengan harga terjangkau dan menyasar kalangan menengah bawah. Parfum dengan taste kalangan atas yang identik mahal, namun dengan harga terjangkau.
Setelah melewati masa uji coba berkali-kali dan memakan waktu yang cukup panjang, terutama mix and match taste sampai benar-benar mendapatkan aroma atau wangi yang diinginkan, barulah pada 18 November 2022, Angelina Parfum pun resmi launching.
“Proses uji-cobanya cukup panjang.. Saya harus melakukan uji coba wangi-wangian mana saja, dari sekian banyak jenis wewangian, yang cocok untuk dicampur. Saya lakukan sendiri karena memang sangat suka dengan parfum, saya tahu persis jenis-jenis wewangian yang bagus sehingga tidak sulit dalam uji coba. Apalagi kalau saya ke luar negeri pun ya saya pasti beli parfum jadi memang bisnis ini cocok banget dengan saya,” tutur Angelina dengan semangat.
Angelina pun langsung mengeluarkan 4 varian spesial, yaitu Sensi, Virginia, Royal, dan Alin. Masing-masing varian mewakili nuansa dan suasana tertentu. “Jadi memang beda-besa masing-masing varian ini ada yang cocok untuk dinner mewah, ada yang cocok untuk aktivitas luar ruangan, pas untuk para pekerja, ada yang memang wangi Sultan.. jadi orang biasanya beli ya langsung 4 varian itu,” jelasnya.
Dari segi kualitas, Angelina menjamin benar-benar tidak kalah dengan parfum mewah dan mahal. Bukan hanya dari segi wangi, desain dan kemasan juga dibikin mewah. Artinya, produk-produk parfum yang ditawarkan Angelina tidak pasaran, dan hampir semua sahabat dan rekanannya mengakui kualitas Angelina Parfum sangat bagus. Dan, untuk itu Angelina sangat fokus menjaga kualitas, bahkan parfum varian Royal dan Alin, bahan baku atau bibit parfumnya didatangkan langsung dari Dubai, Uni Emirat Arab.

Optimalkan Reseller. Angelina sangat bangga dan senang ketika pertama kali launching, antusisme pasar sangat luar biasa ramai, terutama di dua bulan pertama. Padahal promosi yang dilakukannya baru dari mulut ke mulut. Tapi ketika para pelanggan mencoba langsung, semua mengakui wanginya enak dan tahan lama, dari pagi sampai malam wanginya masih kuat walaupun sudah beraktivitas seharian, serta tidak membuat stain di baju.
Meskipun sudah membuka toko offline, yang berlokasi Plaza Indonesia Lt.4, Angelina tetap memberdayakan para reseller, yang saat ini sudah menyebar di kota-kota besar seperti Makassar, Bone, Bekasi, dll.
Angelina sangat menyadari pentingnya menjaga mutu produk dan menjalin relasi yang positif dengan para reseller. Karena itu, ia selalu berusaha untuk dekat dengan para reseller, entah itu dengan membagikan giveaway atau membuat promo-promo yang menarik, dan reward untuk mereka yang mencapai penjualan tertentu.
“Saya sangat terbuka dengan masukan-masukan dan kritik-kritik dari para reseller, karena memang saya ingin sekali menjaga mutu. Para reseller pun sangat antusias menjual Angelina Parfum, karena selain margin yang lumayan besar dari penjualan, saya juga memberi reward untuk perncapaian-pencapaian yang bagus, misalnya umroh, mobil, motor dan lain-lain,” antusias Angelina.
Peduli Sesama dan Rutin Berbagi
Keseimbangan dalam hidup diyakini Angelina sangat menentukan kebahagiaan dan kesuksesan, baik dalam karier maupun bisnis. Meskipun sibuk dengan urusan bisnis dan karier, ia tetap menyempatkan diri untuk selalu berbagi dan bersedekah. Ia percaya bahwa dalam setiap rezeki yang diterimanya ada hak orang lain juga di situ, seperti para yatim, kaum dhuafa, orang-orang yang sangat membutuhkan uluran tangan dan bantuan.
Kegiatan berbagi dan bersedekah yang dilakukan Angelina, baik secara personal maupun bersama teman-temannya dan bukan melalui komunitas atau organisasi, antara lain membantu panti asuhan, rumah Qu’ran, korban bencana alam, dan lain-lain. “Bersama temen-temen saja, bukan komunitas atau organisasi, setiap Jumat kita melakukan kegiatan berbagi. Saya memang merasa senang melakukan kegiatan sosial seperti itu karena saya pikir memang itu hak mereka juga dan yakin kalau kita berbagi kita tidak akan jatuh miskin,” ujar istri dari Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, M.M., Anggota DPR RI, yang saat ini sedang mengajukan diri maju menjadi Calon Wakil Bupati Bone.
Selain tetap fokus mengurus bisnis, rutin berkegiatan sosial, Angelina juga tetap mengutamakan keluarga kecilnya. Perhatian dan dedikasi pada kedua anaknya, yaitu Nandita Virginia yang saat ini sudah kuliah dan Andi Alina Putri Akmal yang sudah masuk Sekolah Dasar, menjadi prioritas utama.
Kemandirian dan sikap welas asih yang sangat kuat dalam diri, diakui Angelina karena terinspirasi dari orang tua dan neneknya. Ayah yang keras dan disiplin, Ibu yang ulet dan pekerja keras, serta Nenek yang hidup apa adanya, pintar menabung dan menyiapkan dengan sungguh-sungguh masa depan anak-anaknya, serta rutin berbagi. “Nenek suka berbagi. Walaupun beliau sudah meninggal tapi namanya masih harum sampai sekarang makanya saya ingin sekali seperti beliau,” tekad Angelina yang hobi olahraga, menembak di Perbakin, travelling, Muaythai, dan rutin berkegiatan sosial setiap Jum’at, yaitu berbagi dengan anak yatim piatu dan berbagi makanan Jum’at Berkah, serta ikut pengajian.
