Profil

Siti Nurlaila, Potensi Lokal Dapat Memberdayakan Masyarakat

MajalahKebaya.com, Jakarta – Semangat persatuan yang datang dari dalam diri sendiri harus dilihat sebagai daya dorong bagi kemajuan masyarakat. Meskipun perbedaannya beraneka ragam, namun Siti Nurlaila, seorang entrepreneur yang akrab disapa Laila melihat perbedaan sebagai kekayaan yang dapat mendorong lahirnya ide-ide baru, perspektif dan potensi yang beragam. Menurut Laila menjadi sangat penting dalam menciptakan lingkungan di mana setiap individu merasa dihargai dan didengar tanpa memandang latar belakang, gender atau kepercayaan.

“Dengan saling menghargai dan menciptakan lingkungan yang nyaman, maka kita dapat membangun fondasi kuat untuk kerja sama, kreativitas dan inovasi yang dapat membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah.”

Sebagai seorang pebisnis, Laila memiliki harapan penuh terhadap Pemerintah untuk mengutamakan pemberdayaan UMKM dengan memberikan dukungan keuangan, pelatihan dan akses pasar yang lebih luas. Selain itu, upaya pemberdayaan manusia berkualitas dapat dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan keterampilan yang relevan harus intensif.

“Dengan fokus pada dua aspek ini, kita dapat menciptakan lingkungan di mana potensi lokal diperkuat, menghasilkan ekonomi yang berkelanjutan serta mendorong semangat persatuan dan kebersamaan dalam mencapai Indonesia Emas.”

Keberagaman Menciptakan Perjuangan. Kemajuan masyarakat yang bergerak pesat didukung oleh semangat dalam diri sendiri untuk bertahan dan berjuang menjadi pribadi tangguh dan pantang menyerah. Begitu pun dengan perjalanan kehidupan Laila yang berhadapan dengan keberagaman hingga mampu menciptakan keberhasilan.

Laila dibesarkan dari keluarga yang sangat menghargai nilai kerja keras. Meskipun ekonomi keluarga sudah berkecukupan, ia tidak mau begitu saja menikmati segala kemudahan yang ada. Ayahnya mendampingi Laila tumbuh menjadi pribadi yang tegas, gigih dan pantang menyerah. Jiwa pebisnis yang tangguh berasal dari Ayah tercinta, H. Jari Kamaludin. Tidaklah heran ketika perempuan kelahiran Bekasi, 1 April ini, sudah menggeluti berbagai bisnis pribadi sejak ia menamatkan pendidikan tinggi jurusan Bisnis di Australia.

Dari berbagai pencapaian yang diraih, kini Laila fokus mengembangkan bisnis kepunyaan pribadi dan orang tua di bawah naungan PT Hasanah Sukses Mandiri yang bergerak di bidang SPBU dan PT Hasanah Inti Utama yang bergerak di bidang property.  Sebelumnya ia sudah berhasil menorehkan kemajuan yang membanggakan dalam bisnis yang ditangani seperti Resto Dapur Coet, Ayudia Catering dan Seharum Kue.

Alhamdulillah setelah melewati berbagai tantangan dan juga tentunya berkat doa Ibu yang selalu mengiringi langkah saya sampai titik ini, perusahaan SPBU dan Dapur Coet akhirnya memperoleh pencapaian di tahun 2023 sebagai salah satu peraih Indonesia Companies Excellent Award 2023. Pencapaian ini mendorong saya berkomitmen akan terus berusaha meningkatkan usaha di tahun 2024 dengan insya Allah membuka cabang baru Dapur Coet di Jakarta.”

Kesuksesan yang berhasil diraih hingga detik ini, menurut Laila adalah berkat ridho Allah, doa orang tua dan keluarga. Untuk tetap menjadi pribadi yang pandai bersyukur, perempuan dengan hobi mengeksplor jenis masakan nusantara ini berupaya menebar kebaikan dan menjadi bermanfaat untuk orang lain. Laila rutin berbagi di setiap Jumat bagi mereka yang tidak mampu, menjadi orang tua asuh bagi anak yatim dari karyawan yang sudah meninggal, secara periodik bekerja sama dengan Yayasan Sosial, salah satunya CTARSA Foundation sebagai donatur di berbagai kegiatan sosial, menyekolahkan anak yatim, hingga yang terbesar menjadi niat mulianya adalah mewakafkan sebagian lahan di Hasanah Land untuk digunakan sebagai tempat berdirinya rumah ibadah, sebagaimana yang diinginkan oleh Ibunda tercinta.

Semangat Laia dalam membangun bisnis diharapkan dapat diimbaskan secara positif kepada generasi muda. Salah satunya demi menciptakan persatuan bangsa dan semangat kebangsaan. Harapan istri dari Eka Mulyana, seorang wiraswasta dan ibunda dari Kyra Ayudia M (lulusan University of Birmingham UK, 22 tahun) ini, melihat Indonesia yang lebih mengapresiasi karya anak bangsa. Khususnya menjadi prioritas untuk mendukung dan mempromosikan produk lokal agar dapat bersaing di pasar internasional.

“Dengan cara ini, kita tidak hanya mengangkat citra positif bangsa di mata dunia, tetapi memberikan dorongan kepada pengusaha dan kreatif lokal untuk terus berkembang dan menciptakan inovasi yang dapat memperkaya reputasi Indonesia di kancah internasional.”

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top