Profil

Astrid Widayani, Wujudkan Semangat Persatuan dan Kesatuan Lewat Peran Aktif di Dunia Pendidikan

MajalahKebaya.com, Jakarta – Kekuatan terbesar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang dinamis berawal dari pemerataan pendidikan yang konsisten di segala lapisan masyarakat. Proses pendidikan akan menghasilkan Sumber Daya Manusia berkualitas dengan keyakinan akan sebuah perubahan yang mendukung persatuan bangsa. Astrid Widayani, Rektor Universitas Surakarta, meyakini bahwa Indonesia dikenal dengan kebudayaan dan latar belakang sosial ekonomi yang beragam. Ia percaya dengan adanya semboyan Bhinneka Tunggal Ika telah menggambarkan semangat kesatuan.

“Semangat kesatuan harus dijaga bahkan di kota saya sendiri. Di Solo ini seluruh agama yang ada di dalam nilai Pancasila yaitu sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, itu ada semua. Kemudian juga perbedaan keyakinan, perbedaan budaya yang masuk baik secara alkuturasi maupun asimilasi.”

Perbedaan tidak dijadikan sebuah halangan namun bermanfaat sebagai kekayaan budaya yang harus dijaga bersama. Sekaligus menjadi harapan bagi Rektor yang masih terbilang sangat muda, berusia 37 tahun, yang akrab disapa Mbak Rektor ini, agar setiap lapisan masyarakat dapat menjaga toleransi tenggang rasa dan pentingnya mengimplementasi nilai-nilai Pancasila di segala aspek kehidupan.

“Menurut saya secara filosofi perlu ditanamkan di berbagai aspek kehidupan sehari-hari mulai dari sekolah maupun keluarga. Keluarga ini sepertinya tidak terlalu kelihatan perannya, karena saya lihat banyak sekali saat ini kondisi keluarga modern di mana bapak ibunya semua bekerja, sehingga anak-anak atau generasi penerus bangsa banyak melewatkan nilai-nilai Pancasila.”

Harapan besar dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, menurut Astrid banyak kegiatan yang mengacu pada visi besar 100 Tahun Indonesia Emas. Melalui visi Indonesia Emas ini, diharapkan semua pihak atau elemen masyarakat memiliki peran yang sama-sama penting.

“Kalau saya dari pendidikan kewirausahaan, saya kira itu juga bisa menjadi penggerak atau bisa jadi bagian yang ikut serta memajukan generasi bangsa khususnya mencetak Generasi Emas 2045.”

Mengabdi Sepenuh Hati di Dunia Pendidikan. Sebelum menjabat sebagai Rektor dan Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Surakarta, Astrid sudah berkecimpung di dunia pendidikan khususnya Pendidikan Tinggi. Ia mulai berkarier menjadi seorang dosen, memimpin Akademi Pendidikan, memimpin Perguruan Tinggi.

Alumnus Universitas Surakarta (Ekonomi Manajemen), Universitas Diponegoro Semarang (Sastra Inggris), Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (S2 Manajemen Stratejik) dan Business School Lausanne Switzerland ini, tidak hanya menjalani profesi di bidang pendidikan, tetapi ia merupakan womanpreneur yang memiliki beberapa usaha di bawah PT Pilar Bumi Bengawan. Perusahaan yang dimiliki secara pribadi ini bergerak di bidang pendidikan untuk menunjang profesi di Pendidikan Tinggi yaitu lembaga kursus bahasa asing dan untuk peningkatan soft skill serta pengembangan diri kepemudaan.

Ada pelatihan digital di Edushift dan ritel yang berkaitan dengan fashion muslim yaitu hijab bernama AW Signature. Selain profesi dan usaha sebagai entrepreneur, Astrid juga aktif sebagai bagian dari aktivis organisasi di Solo. Hampir 10 organisasi aktif yang ia ikuti dan rata-rata bergerak untuk memberikan dampak atau kontribusi yang positif di masing-masing organisasi.

Astrid memiliki pengalaman di beberapa organisasi, sejak ia duduk di bangku sekolah.  Ia pernah menjadi Wakil Kepala Redaksi – Majalah Oase SMAN 1 Surakarta (2003-2004), Ketua – UKM Wadah Musik Sastra Universitas Diponegoro (2005-2006), Wakil Ketua – Denok Kenang Community Semarang (2006-2007), Wakil Ketua – Paguyuban Duta Wisata Jateng (2006-2007), Wakil Ketua Bidang Pelatihan dan SDM – PHRI BPC Surakarta (2008-2012), dan Bendahara APTISI Komisariat II Surakarta (2012-2016).

Hingga saat ini Astrid juga masih aktif terlibat dalam kegiatan-kegiatan organisasi seperti: Komite Tetap Bidang SDM Teknologi Informasi dan Data Base – Kadin Surakarta (2023-2026), Wakil Ketua HIPMI Surakarta (2023 – sekarang), Wakil Ketua APINDO Kota Surakarta (2023 – sekarang), Wakil Ketua APSAI (Asosiasi Pengusaha Sahabat Anak Indonesia) Kota Surakarta (2023 – sekarang), Pengurus Harian – KAGAMA Surakarta (2021-2025), Ketua Umum KEIND (Kamar Entrepreneur Indonesia) Jawa Tengah (2023 – sekarang), Ketua Umum ACSB (Asia Council for Small Busuness) Jawa Tengah (2023 – sekarang), Sekretaris – Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah VI Jawa Tengan (2015 – sekarang), Badan Promosi Pariwisata Daerah Kab. Karanganyar (2023 – sekarang), Komisi Organisasi – Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Surakarta (2021-2024), Bendahara – PERPINA (Perkumpulan Perempuan Pemimpin Indonesia) (2023 – sekarang), Dewan Pakar –Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Kab. Karanganyar (2019-2022), Ketua Bidang Organisasi dan Pengembangan SDM – HIPMI Ladies Club (2016 – sekarang), Himpunan Pendidikan Tinggi Ilmu Pariwisata Indonesia, Kepala Bidang Pendidikan dan Pengajaran – Solo Mengajar, Kelas Inspirasi Inspirator Leader dan Orang Tua Asuh – Solo Mengajar (2014 – sekarang). Ia juga berkontribusi secara aktif sebagai Founder of Edushift, Founder of AW Signature, Founder of Youth Reinforcement Program (YRP), Director of Direct English Solo, Head of Widya Nusantara Education Foundation

Organisasi-organisasi tersebut memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa, seperti Youth Reinforcement Program (YRP) yang fokus pada pelatihan soft skill, meliputi aspek interpersonal, intrapersonal, literasi digital dan Bahasa Inggris. Aktivitas yang dilakukan fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM), khususnya di sektor-sektor yang sifatnya dinamis di antaranya bidang digital, ekonomi kreatif, pariwisata dan UMKM.

Astrid juga tercatat sebagai Founder Jawara UMKM yang menekankan pada pemberdayaan dan pengembangan UMKM di Kota Solo. Jawara UMKM merupakan program untuk mengangkat UMKM dengan cara memberikan pendampingan.

Selain itu, Astrid juga sudah meraih beberapa penghargaan yang membanggakan, antara lain: Anugerah Perempuan Indonesia 2023 & Radar Solo Top of the Year 2023 kategori Most Inspiring Edupreneur, Denok Semarang – Duta Wisata Jawa Tengah (Runner Up 2 Juara Intelegensia Juara Favorit), Putri Citra Jawa Tengah Joglosemar Kadin Award Solo (Bidang Pendidikan Pariwisata), Radar Solo Award (Inisiator Program Kepemudaan), Buku Profil Wanita Inspirasi Indonesia Covid-19 Response Award-Bett Show UK.

Kunci Sukses dan Sosok Inspirasi. Mengawali apa yang dilakukan dengan niat baik, disiplin, konsisten, menanamkan karakter jujur dan apa adanya merupakan kunci perjuangan yang ditanamkan dalam diri Astrid selama menjatuhkan hati di dunia pendidikan. Kerja keras dan kerja cerdas tidak akan pernah terpisahkan dari kehidupan dirinya sebagai seorang akademisi.

Namun di balik aktivitas yang padat, Astrid tidak pernah melewatkan me time, yang merupakan kegiatan wajib baginya karena percaya produktivitas yang baik harus diimbangi dengan istirahat yang baik. Kegiatan me time Astrid menjadi bagian dari jadwal yang biasanya diisi dengan traveling dan hobi di bidang pariwisata serta kuliner.

Tidak hanya menanamkan prinsip positif dan memaksimalkan waktu me time, dalam perjalanan meraih berbagai pencapaian, Astrid banyak belajar dari sosok almarhum ayahnya dan tokoh-tokoh perempuan Indonesia. “Saya dekat dengan Almarhum Bapak, beliau seorang pejuang pendidikan yang mendidik di Perguruan Tinggi from zero to hero. Jadi peran Bapak dalam perjalanan hidup saya ini sangat berpengaruh menjadikan saya orang yang pantang menyerah. Kedua, banyak juga figur di luar sana yang menjadikan saya terinspirasi dan termotivasi khususnya tokoh-tokoh perempuan yang saya juga merasakan sebagai perempuan di Solo banyak sekali sekat-sekat atau batasan yang kita tidak bisa serta merta mengekspresikan diri, tetapi dengan motivasi tersebut akhirnya saya bisa sampai di versi sekarang.”

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top