Feed

Riany Butar Butar: Pola Asuh Demokratis dan Pendampingan Terbaik Kepada Buah Hati

MajalahKebaya.com, Jakarta- Ketulusan hati seorang ibu untuk mendampingi perkembangan buah hati tercinta tak akan tergantikan oleh apapun. Begitu banyak tantangan dan persoalan hidup yang harus dihadapi, namun kehadiran ibu untuk memberikan peran dan pendampingan terbaik menjadi sangat luar biasa. Salah satu sosok ibu yang luar biasa adalah Riany Butar Butar, seorang perempuan cantik kelahiran Jakarta, 5 Mei, yang akrab disapa Riany.

Ibunda dari Ronaldo Andreas, S.Kom dan Nicolas Samuel (Kuliah di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang) ini, mengungkapkan bahwa setiap ibu pasti menginginkan hal terbaik untuk anak-anaknya. Rasa khawatir yang dirasakan seorang ibu merupakan sesuatu yang wajar atau manusiawi. Namun sebagai ibu yang peduli dan berpikir kreatif terhadap pekembangan anak-anak untuk mencapai kehidupan masa depan yang lebih baik, Riany selalu berusaha memberi kebebasan pada anak untuk memilih dan menentukan keinginan sendiri.

“Contohnya mau les apa, mau sekolah di mana, mau pilih jurusan apa. Sebagai orang tua hanya memberi pandangan dan arahan atau mungkin resiko kepada setiap pilihan mereka. Pernah juga anak-anak mengalami bahwa pilihan mereka salah dan dari kesalahan itu mereka belajar dan semakin bertanggung jawab dalam menjalani setiap langkah yang mereka ambil dan jalani.”

Pola asuh yang diterapkan perempuan yang hobi memasak ini bersifat demokratis. Ia tidak pernah memaksakan kehendak. Tidak ada harapan khusus yang disematkan dalam pencapaian karier anak-anaknya kelak. Ia hanya memanjatkan keyakinan agar anak-anak dapat semakin mencintai Tuhan karena hanya di dalam pengenalan akan Tuhan dengan benar, maka akan mencakup keseluruhan tatanan yang bermanfaat untuk belajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki tingkah laku dan mendidik orang lain dalam kebenaran. Ditambahkan Riany, pola asuh anak sejak usia 0-13 tahun tidak akan sama ketika anak masuk usia 13 tahun ke atas. Pastinya ada pendekatan dan interaksi yang berbeda dengan anak-anak.

Banyak kenangan indah yang tidak akan dilupakan selama menjadi seorang ibu. Bagi Riany, seiring berjalannya waktu hal yang paling berkesan ketika anak-anak melakukan kesalahan atas langkah yang diambil lalu mereka belajar dari kesalahan tersebut.
“Mereka berhasil menunjukkan bahwa kesalahan mereka saat itu mereka bayar dengan prestasi yang luar biasa. Jadi yang paling berkesan itu ketika melihat anak-anak telah mampu bertanggung jawab dalam menjalankan kehidupan mereka. Maka perasaan khawatir jauh berkurang, sehingga bisa menjalani tugas sebagai ibu atau orang tua menjadi lebih tenang.”

Pandemi dan Bisnis. Riany merupakan ibu rumah tangga yang pernah bekerja di satu perusahaan sebagai Legal Officer. Ia memutuskan berhenti dari pekerjaan setelah anak pertama lahir pada usia 13 bulan. Riany memilih untuk merawat anak secara totalitas di rumah. Setelah anak-anak mulai beranjak remaja, ia mulai membangun usaha sewa menyewa property dari rumah, ruko dan kios kepunyaan sendiri sampai sekarang. Selain mengembangkan bisnis, ia juga aktif terlibat di berbagai kegiatan sosial.

“Sebelum pandemi kegiatan bersama di luar rumah selalu rutin dilakukan. Sekali dalam seminggu saya hangout bersama, nonton atau ngopi. Rutin kami lakukan seminggu sekali di hari Minggu dan kegiatan tahunan bersama keluarga minimal liburan setahun sekali. Namun setelah pandemi tidak pernah kami keluar rumah lagi. Bahkan liburan keluar pun belum pernah kami lakukan sejak Februari 2020. Sekarang semua dilakukan di rumah saja untuk nonton atau sekedar ngopi-ngopi.”

Di masa pandemi, Riany berusaha bangkit, bertahan, berkembang, berbagi kebahagiaan dengan keluarga dan orang lain. Istri dari Didi Yuniarto yang berprofesi di bidang IT ini, memiliki prinsip di dalam kehidupan yang membuat ia mampu bertahan di tengah rintangan atau terjangan badai kehidupan.
“Sebagaimana saya kehendaki supaya orang perbuat kepada saya, perbuatlah juga demikian kepada mereka.” WD

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top